in

10.000 Buruh Siap Kepung Pendopo Garut di May Day 2026, Ini Daftar Tuntutannya!

Ilustrasi

Garutexpo.com – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada 1 Mei 2026, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Garut memastikan akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 10.000 massa buruh disiapkan untuk turun ke jalan dan memusatkan aksi di kawasan Pendopo Garut.

Aksi tersebut direncanakan berlangsung dengan skema “kepung” Pendopo sebagai simbol pusat pemerintahan daerah. Para buruh ingin memastikan aspirasi mereka didengar langsung oleh pemangku kebijakan.

Ketua DPC KSPSI Kabupaten Garut, Andri Hidayatullah, menegaskan bahwa pemilihan lokasi bukan tanpa alasan. Pendopo dinilai sebagai representasi kekuasaan daerah yang tepat untuk menyampaikan tuntutan secara langsung.

“Kami ingin suara buruh benar-benar didengar oleh pemimpin daerah. Aksi ini akan kami lakukan secara damai, tetapi tetap tegas,” ujar Andri Hidayatulloh saat di konfirmasi garutexpo.com, Kamis, 9 April 2026.

Dalam aksi May Day 2026 ini, KSPSI Garut membawa sejumlah tuntutan penting yang selama ini menjadi persoalan serius bagi para pekerja. Di antaranya:

* Mendesak penerbitan Undang-Undang Ketenagakerjaan baru yang lebih berpihak kepada buruh
* Menuntut perlindungan hak pekerja di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil
* Mendorong kepastian kerja dan peningkatan kesejahteraan buruh
* Menyesuaikan upah dengan kenaikan biaya hidup
* Menghapus sistem outsourcing yang dinilai merugikan pekerja
* Mendesak penyelesaian kasus kepailitan PT Danbi International
* Meminta pemerintah memeriksa perusahaan yang tidak menjalankan regulasi

Massa aksi diperkirakan akan datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Garut sejak pagi hari. Mereka akan membawa atribut seperti spanduk dan poster sebagai bentuk ekspresi tuntutan dalam peringatan May Day.

Meski mengusung aksi besar, panitia memastikan kegiatan akan berlangsung tertib, damai, dan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Namun demikian, mereka menegaskan akan tetap bertahan di lokasi hingga tuntutan mendapat respons dari pemerintah daerah.

Sementara itu, pihak kepolisian dan pemerintah Kabupaten Garut mengaku telah memantau rencana aksi tersebut. Mereka mengimbau agar seluruh peserta aksi tetap menjaga ketertiban dan menyampaikan aspirasi secara demokratis.

Aparat keamanan juga disebut telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan guna memastikan aksi berjalan aman dan kondusif, tanpa mengganggu kepentingan masyarakat luas.

Hingga saat ini, DPC KSPSI Garut masih terus mematangkan persiapan teknis serta koordinasi dengan berbagai elemen buruh. Aksi May Day 2026 diharapkan menjadi momentum penting untuk mendorong pemerintah lebih responsif terhadap persoalan ketenagakerjaan, khususnya di Kabupaten Garut.****

Ditulis oleh Kang Zey

JK Desak Jokowi Buka Ijazah Asli: Sudahi Polemik 3 Tahun yang Memecah Bangsa!

Longsor Tutup Total Jalur Lintas Selatan Garut, Akses Lumpuh di Gunung Gelap