Garutexpo.com – Hamparan lahan yang sebelumnya tidak produktif di Desa Cijayana, Kecamatan Mekarmukti, kini berubah menjadi ladang jagung yang siap dipanen. Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri langsung kegiatan Panen Raya Jagung yang digelar di lahan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 890/Gardha Sakti (GS), Senin (23/2/2026).
Panen raya ini menjadi simbol kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan, khususnya di Kabupaten Garut.
Menurut Bupati, kegiatan tersebut bukan sekadar panen biasa, melainkan bagian dari strategi besar memperkuat ketahanan pangan nasional dari daerah.
“Ini adalah wujud nyata sinergitas kita untuk menjaga ketahanan pangan. Saya berharap kegiatan ini bisa menjadi *pilot project* dan tempat bagi masyarakat untuk belajar bagaimana melakukan olah tanam yang baik dan benar, sehingga jagung yang dihasilkan memiliki kualitas unggul,” ujar Abdusy Syakur Amin.
Ia menambahkan, kawasan tersebut diharapkan dapat bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan pembangunan pertanian baru di Garut, sekaligus menjadi contoh pengelolaan lahan produktif berbasis kolaborasi lintas sektor.
Sementara itu, Komandan Yonif TP 890/GS, Ade Fian Agestiyono, menjelaskan bahwa panen raya ini merupakan hasil optimalisasi lahan tidur seluas kurang lebih 150 hektare.
Program tersebut, kata dia, bertujuan memperkuat ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat di wilayah Mekarmukti sekaligus menjadi bukti nyata kehadiran TNI AD di tengah masyarakat.
“Hal ini merupakan kewajiban kami selaku institusi TNI dan bakti kami untuk masyarakat, salah satunya melalui penanaman jagung,” tegas Ade Fian.
Ia juga mengajak seluruh unsur, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah hingga masyarakat, untuk terus bersinergi dalam meningkatkan produksi pangan nasional, mendorong kesejahteraan petani lokal, serta memperkuat kemanunggalan TNI-Polri dengan rakyat.
Selain panen jagung, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penanaman pohon sukun bersama unsur Forkopimda dan masyarakat sebagai bentuk komitmen terhadap ketahanan pangan berkelanjutan.
“Semoga hasil panen jagung ini membawa keberkahan dan mampu meningkatkan produksi pangan di wilayah Kecamatan Mekarmukti,” pungkasnya.***





























