in

Penerima Gaji Pensiun Mengalami Keterlambatan Pembayaran dari PT Taspen

GARUTEXPO – Gaji bulanan yang dinantikan oleh pensiunan pegawai sering kali menjadi harapan di setiap awal bulan. Namun, harapan tersebut tidak selalu terwujud. Seperti yang dialami oleh Itat Sudarsana (68), warga Kampung Palahan, Desa Panyindangan, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut. Menurut Itat, ia selalu menerima gaji pensiun setiap tanggal 1 setiap bulan. Namun, pada 1 Agustus 2024, ketika ia mencoba mencairkan gaji di Bank BRI Pameungpeuk, ia terkejut karena gajinya tidak muncul di buku rekening.

Hal tersebut membuat Itat sangat khawatir. Setelah mencari informasi, ia diberitahu bahwa dirinya belum melakukan ‘Otentifikasi’ padahal ia sudah melakukannya pada bulan Juli sesuai arahan dari nomor 1500919.

“Saya tidak paham menggunakan HP Android, jadi saya meminta bantuan cucu saya, dan otentifikasi berhasil. Namun, hingga kini uang saya belum juga masuk,” kata Itat kepada garutexpo.com, Selasa, 06 Agustus 2024.

Sementara itu, Iwan Setiawan juga mengalami masalah serupa. Iwan mengatakan bahwa ia berhasil melakukan otentifikasi pada bulan Juli, namun saat mencoba menarik gaji pensiun bulan Agustus di ATM Brilink, ia tidak menemukan uangnya.

“Ketika saya mencoba melakukan otentifikasi ulang, hasilnya ‘Koneksi ke server Bank/POS sedang sibuk’ atau harus menghubungi Call Center PT Taspen 1500919,” kata Iwan.

Iwan kemudian mengunjungi Bank BJB dan terkejut mendengar bahwa PT Taspen menganggapnya sudah meninggal dunia, sesuai laporan dari keluarganya.

“Namun setelah ditelusuri, ternyata yang meninggal bukan Iwan Setiawan yang saya maksud, melainkan orang lain dengan alamat dan NIP yang berbeda,” jelasnya.

Lebih lanjut Iwan mengatakan bahwa dirinya diminta untuk mengisi ‘Surat Pengesahan Tanda Bukti Diri’ yang ditandatangani oleh Kepala Desa, RT, dan RW sebagai saksi, untuk diserahkan ke PT Taspen di Tasikmalaya.

“Bagaimana bisa orang yang masih hidup dinyatakan sudah meninggal? Nama, alamat, dan tanggal lahir mungkin sama, tapi NIP tentu berbeda. Ini sangat mengecewakan,” tegas Iwan sembari mengkritik profesionalisme PT Taspen dengan nada tinggi.

Pihak PT Taspen diharapkan dapat segera menangani dan menyelesaikan masalah ini untuk memastikan pembayaran gaji pensiun yang tepat waktu bagi semua penerima. (Iwan Setiawan)

Ditulis oleh Kang Zey

Sekda Garut Apresiasi Peluncuran Program EKI di Desa Wisata Sindangkasih

Pemdes Cintarasa Salurkan Bantuan Pangan CBP Kepada 857 KPM