GARUTEXPO– Kabupaten Garut menargetkan untuk meraih Peringkat Madya pada penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun ini, dengan harapan penilaian berikutnya di tahun 2025 capaiannya meningkat ke Peringkat Nindya.
“Kami berharap agar setiap unsur terlibat adaptif dan implementatif di lapangan, sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing,” ungkap seorang pejabat Kabupaten Garut, setelah memimpin Rapat Koordinasi Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2024, di Aula Bappeda Garut, Rabu, 08 Mei 2024.
Kegiatan ini merupakan implementasi amanat Undang-Undang yang menekankan perlunya perlindungan dan keberlanjutan kehidupan anak-anak, terutama di Kabupaten Garut.
Penilaian Kabupaten Layak Anak dilakukan setiap dua tahun sekali, dan pihak berkomitmen untuk memenuhi indikator-indikator yang telah ditetapkan. Pemerintah telah menerapkan pelayanan ramah anak di berbagai layanan publik, termasuk menyediakan tempat bermain anak dan ruang laktasi.
Kepala Dinas terkait mengajak semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk berkolaborasi dalam mempersiapkan indikator-indikator penilaian KLA.
“Sementara itu, Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak (PHA) Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat, mengingatkan pentingnya peran semua pihak, termasuk media massa, dalam mendukung penyelenggaraan KLA.
Terakhir, Forum Anak Daerah (FAD) Garut juga turut serta dalam forum ini untuk menyampaikan aspirasinya dalam hal penyelenggaraan KLA. Nabila dan Ishmah, menyatakan harapan mereka agar pemerintah dapat mewujudkan keinginan dan harapan anak-anak Garut demi mewujudkan generasi emas yang akan memimpin Indonesia khususnya Garut di masa mendatang.(*)






























