in

Garut Bergejolak! Mahasiswa Kepung DPRD, Ban Bekas Dibakar Saat Bupati Baru Dilantik

Foto: Suasana Aksi Demonstrasi Ratusan Mahasiswa di Depan Gedung DPRD Kabupaten Garut, Kamis (20/2/2025).

GARUTEXPO – Di saat Bupati dan Wakil Bupati Garut periode 2025-2030, Abdusy Syakur Amin dan L. Putri Karlina, resmi dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (20/2/2025), situasi di Kabupaten Garut justru memanas. Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Garut melakukan aksi demonstrasi besar-besaran di depan Gedung DPRD Kabupaten Garut, Jl. Patriot No.2, Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut, Kamis ( 20/2/2025).

Demonstrasi ini berlangsung dengan membakar ban bekas sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpihak kepada rakyat. Dalam siaran persnya, Aliansi Mahasiswa Garut menekankan pentingnya transparansi dalam pengambilan kebijakan serta menuntut langkah konkret dalam menyelesaikan permasalahan yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Salah satu tuntutan utama mereka adalah pencabutan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 yang dinilai berpotensi menghambat program sosial. Mereka juga mengkritik peran TNI dan Polri yang dianggap terlalu banyak mengintervensi urusan sipil, serta menuntut revisi Undang-Undang Mineral dan Batu Bara agar perguruan tinggi tidak terjebak dalam kepentingan bisnis yang merusak integritas akademik.

Selain itu, mahasiswa menyoroti Program Makan Bergizi Gratis yang dinilai belum memiliki anggaran yang cukup. Mereka mendesak pemerintah untuk menjamin kualitas gizi dan keberlanjutan program tersebut. Isu lain yang disoroti adalah percepatan reforma agraria serta evaluasi terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dikritisi karena dampak sosial dan lingkungan yang ditimbulkannya.

Aliansi Mahasiswa Garut juga mendesak pemerintah untuk meninjau ulang PMK Nomor 286 tentang Dana Operasional Menteri guna memastikan transparansi anggaran negara. Mereka menegaskan bahwa kebijakan harus berbasis riset ilmiah dan berpihak pada kesejahteraan rakyat.

Mereka juga menyerukan pengawasan ketat terhadap implementasi RUU Perampasan Aset agar regulasi ini tidak disalahgunakan untuk kepentingan politik tertentu.

Aksi demonstrasi ini menjadi bentuk tekanan kepada pemerintah agar lebih responsif terhadap tuntutan masyarakat. Aliansi Mahasiswa Garut pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mengawal kebijakan pemerintah demi kesejahteraan bersama.( Uje)

Ditulis oleh Kang Zey

Aksi Radikal Gubernur Dedi: Ucapan Selamat Jadi Benih Padi

Pemkab Garut dan TNI Sinergi Perkuat Ketahanan Pangan