GARUTEXPO – Di tengah upaya pemulihan ekonomi pasca pandemi dan dinamika pembangunan daerah, muncul sosok inspiratif yang memadukan intelektualitas, kewirausahaan, dan kepemimpinan dalam pelayanan publik. Dialah Hendro Sugiarto, akademisi muda asal Garut yang tak hanya berkutat di ruang kuliah, tetapi juga aktif di dunia usaha dan pemerintahan dengan misi utama: pemberdayaan rakyat.
Lahir dan dibesarkan dalam lingkungan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemandirian ekonomi, Hendro menempuh pendidikan tinggi dengan semangat membara. Ia meraih gelar Magister Keuangan Mikro Terpadu dari Universitas Padjadjaran (UNPAD) melalui program kolaborasi internasional dengan Leiden University, Belanda. Kini, ia tengah menempuh dua program doktoral sekaligus—Ilmu Pemerintahan di IPDN dan Ilmu Sosial di Universitas Pasundan (UNPAS).
Latar belakang akademik yang kuat ini menjadi fondasi bagi Hendro dalam memandang pembangunan dari berbagai sudut pandang, baik ekonomi, sosial, maupun tata kelola pemerintahan.
Sebagai dosen sejak 2015, Hendro mengajar berbagai mata kuliah seperti Kewirausahaan, Etika Bisnis, Komunikasi Bisnis, hingga Retorika Komunikasi. Ia dikenal tidak hanya menyampaikan teori, tetapi juga memberikan pengalaman praktis dari dunia nyata, termasuk dari perjalanan usahanya sendiri.
Dalam dunia bisnis, Hendro merupakan Direktur Utama PT Aysar Karya Pratama, perusahaan konstruksi dan pengembangan perumahan yang berdiri sejak 2018, serta Direktur Utama CV Aysar Jaya, pelaku agribisnis yang telah berjalan sejak 2013. Melalui kedua unit usaha tersebut, Hendro mempromosikan model bisnis berkelanjutan dengan dampak langsung ke masyarakat.
Komitmennya terhadap pengembangan UMKM diwujudkan melalui kiprahnya sebagai Kepala Program UMKM Juara Kabupaten Garut pada tahun 2020. Dalam peran ini, ia aktif memfasilitasi pelatihan, pendampingan koperasi, hingga mendorong pelaku usaha lokal agar naik kelas dan mandiri secara ekonomi.
Tidak berhenti di dunia pendidikan dan bisnis, Hendro juga dipercaya untuk berkiprah di sektor pelayanan publik. Sejak 2023, ia menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas di PERUMDA Air Minum Tirta Intan Garut. Pada tahun 2025, ia diamanahi posisi strategis sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Umum dan Direktur Teknis, di mana ia berperan penting dalam memperbaiki sistem layanan air bersih dan meningkatkan efisiensi operasional perusahaan daerah tersebut.
Selain aktivitas profesional, Hendro juga aktif dalam pengembangan kapasitas diri. Ia mengantongi berbagai sertifikasi nasional, mulai dari pelatih kewirausahaan dari Vanaya Institute dan BNSP, digital marketing, hingga pengelolaan air bersih tingkat madya. Ia juga aktif menulis opini di berbagai media tentang isu publik, pembangunan ekonomi, hingga pemberantasan kemiskinan.
Rekam jejak dan kontribusinya telah diakui melalui berbagai penghargaan, di antaranya Garut UMKM Award, Young Entrepreneur dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, beasiswa unggulan dari Kementerian Pendidikan, dan penghargaan Young Technopreneur dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Dengan kiprah di tiga bidang sekaligus—akademik, bisnis, dan pelayanan publik—Hendro Sugiarto menjelma sebagai figur inspiratif yang membawa perubahan nyata. Visi besarnya dalam membangun ekosistem ekonomi kerakyatan dan pelayanan publik yang inklusif menjadi modal penting bagi masa depan Garut yang lebih mandiri dan berdaya saing.
“Pemberdayaan masyarakat bukan hanya soal bantuan, tetapi soal bagaimana kita membangun sistem dan ekosistem yang memungkinkan mereka tumbuh secara mandiri,” ungkap Hendro dalam satu kesempatan.
Figur muda seperti Hendro Sugiarto menjadi bukti bahwa perubahan bisa dimulai dari langkah nyata dan konsisten—baik dari ruang kuliah, ruang rapat, maupun dari lapangan usaha rakyat.(*)


