Garutexpo.com – Sebagai wujud nyata implementasi tridarma perguruan tinggi sekaligus kontribusi aktif dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs), dua mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Musaddadiyah Garut terpilih menjadi delegasi dalam program “Aksi Volunteer SD#2”. Kegiatan yang digagas oleh Participatory Community Development tersebut akan dilaksanakan di Desa Sukarara, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 11–19 Agustus 2025 mendatang.
Adapun kedua mahasiswa yang dipercaya mewakili STAI Al-Musaddadiyah Garut adalah M. Jalaluddin Al-Mahally dari Program Studi Manajemen Bisnis Syariah (MBS) dan Rien Diani dari Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI). Keduanya akan bergabung bersama mahasiswa-mahasiswa terpilih dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia untuk terjun langsung ke masyarakat dan mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah.

Program Aksi Volunteer SD#2 sendiri merupakan gerakan kolaboratif lintas kampus yang menghadirkan mahasiswa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Malang, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Gadjah Mada (UGM), STEBI Badri Mashduqi, Universitas Mulawarman, dan lainnya.
Keberagaman latar belakang akademik para peserta diharapkan mampu melahirkan gagasan dan aksi inovatif untuk menjawab tantangan pembangunan di Desa Sukarara.

Foto: Rien Diani dari Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI), STAI Al-Musaddadiyah, Kabupaten Garut.
Ketua STAI Al-Musaddadiyah Garut, Dr. Syaik Abdillah, M.Ag, menyampaikan apresiasi tinggi atas terpilihnya kedua mahasiswa tersebut.
“Keikutsertaan M. Jalaluddin Al-Mahally dan Rien Diani dalam kegiatan berskala nasional ini tidak hanya membanggakan almamater, tetapi juga menjadi penegasan bahwa mahasiswa STAI Al-Musaddadiyah memiliki kompetensi dan kepedulian sosial yang tinggi. Kami berharap mereka dapat menyerap banyak pengalaman, memperluas jejaring, serta memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat di Desa Sukarara, khususnya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Deni Konkon Furkony, SE., MM, dan Ketua Program Studi Hukum Keluarga Islam, Eva Sofiawati, SH.I, M.Ag. Keduanya berharap para delegasi dapat menjaga nama baik kampus serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengasah kepekaan sosial dan keterampilan praktis yang relevan dengan bidang keilmuan masing-masing.
Melalui partisipasi dalam Aksi Volunteer SD#2, delegasi STAI Al-Musaddadiyah Garut bersama peserta lainnya diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mampu membawa semangat baru dan meninggalkan dampak positif berkelanjutan bagi Desa Sukarara, Lombok Tengah.(*)













