GARUTEXPO – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-79, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Garut menggelar pawai karnaval yang diikuti oleh seluruh civitas madrasah dan Mahasiswa PLP FPIK ( Pengenalan Lapangan Persekolahan Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan) Universitas Garut (Uniga), Jumat, 23 Agustus 2024.
Kepala MIN 4 Garut, Ujang Solahudin, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan penutup dari rangkaian perayaan HUT RI ke-79 di madrasah.
“Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan semangat nasionalisme dan kreativitas siswa sekaligus penguatan karakter dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil Alamin (P5RA),” ungkap Ujang Solahudin.
Lebih lanjut Ujang Solahudin menerangkan bahwa pawai karnaval yang berlangsung meriah ini melibatkan seluruh civitas madrasah, mulai dari guru, siswa, tenaga pendidik (tendik), hingga orang tua/wali siswa yang ikut serta dalam acara.
“Pawai ini merupakan kelanjutan dari kegiatan sebelumnya di mana para siswa telah berpartisipasi dalam berbagai perlombaan pada hari Kamis lalu,” tuturnya.
Sementara itu, koordinator kesiswaan, Engkus Kuswara, menjelaskan bahwa karnaval dimulai pukul 07.30 WIB dengan rute dari MIN 4 Garut, melalui Jl. Desa Cinisti, Kaliki, Manjah Beureum, Pasir Kondang, dan berakhir di Villa Abah/Halaman Dodol Piknik Bayongbong.
“Para siswa mengenakan berbagai kostum, seperti pakaian adat, kostum profesi, seragam pramuka, pakaian olahraga, hingga kostum unik lainnya,” ujar Engkus Kuswara.
Wali kelas 1B, Sri Mulyani, menambahkan bahwa untuk Fase A, kegiatan karnaval ini sekaligus menjadi pelaksanaan P5RA dengan dimensi Berkebinekaan Global dan nilai Muwathanah (kewarganegaraan dan kebangsaan) melalui tema Bhinneka Tunggal Ika yang diwujudkan dalam pengenalan pakaian adat, kostum bertemakan Garuda, serta lagu-lagu wajib nasional dan daerah.
“Tema ini diharapkan dapat memperkuat rasa kebinekaan dan cinta tanah air pada siswa sejak dini,” tutur Sri Mulyani.
Salah satu orang tua siswa, Lilis, yang turut serta dalam pawai, sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, pawai karnaval ini sangat mendidik karena mengenalkan anak-anak pada lingkungan sekitar, budaya bangsa, serta menumbuhkan rasa kebersamaan dan membuat anak menjadi lebih sehat.
“Saya sangat puas menyekolahkan anak saya di MIN 4 Garut. Anakku, Zakira, yang duduk di kelas 1B, sudah menunjukkan perkembangan yang baik, mulai lancar membaca, menulis, dan berhitung,” papar Lilis.(Wahyu)













