in

Silaturahmi dan Santunan Ramadhan IKAP UNIGA, Perkuat Kepedulian dan Kolaborasi untuk Garut

Garutexpo.com – Ikatan Keluarga Alumni Pascasarjana (IKAP) Universitas Garut (UNIGA) menggelar kegiatan silaturahmi, santunan, doa bersama, serta buka puasa bersama dengan mengusung tema “Membangun Rasa, Menebar Asa, Berbagi dengan Sesama untuk Meraih Keberkahan di Bulan Ramadhan.”

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Pascasarjana Universitas Garut, Sabtu (14/3/2026) dan dihadiri oleh berbagai unsur penting, mulai dari jajaran pemerintah daerah, pimpinan Universitas Garut, dosen, civitas akademika, hingga para alumni Pascasarjana UNIGA.

Acara yang berlangsung khidmat ini tidak hanya menjadi ajang berbuka puasa bersama, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antara alumni, kampus, serta pemerintah daerah, sekaligus memperkuat semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Ketua Umum IKAP UNIGA, Arif Ulumudin, S.IP., M.A.P., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah. Menurutnya, momen Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat ukhuwah serta menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama.

“Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala. Pada sore hari yang penuh keberkahan di bulan suci Ramadhan ini Allah mempertemukan kita dalam satu majelis yang insyaAllah dimuliakan, yakni majelis silaturahmi, majelis berbagi, dan majelis doa,” ujar Arif dalam sambutannya.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan sebuah upaya nyata untuk menghadirkan nilai-nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, pertemuan yang melibatkan unsur pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan alumni memiliki potensi besar untuk melahirkan gagasan serta kolaborasi yang dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan daerah.

“Sore hari ini adalah sore yang istimewa. Kita tidak hanya berkumpul untuk berbuka puasa bersama, tetapi juga menghadirkan tiga nilai besar sekaligus, yaitu silaturahmi, kepedulian, dan harapan untuk masa depan. Ketika pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan alumni duduk bersama, sering kali lahir gagasan-gagasan besar yang kelak membawa perubahan bagi masyarakat dan kemajuan daerah,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, IKAP UNIGA juga menyalurkan 120 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk empati dan kepedulian sosial di bulan Ramadhan.

Arif menegaskan bahwa santunan yang diberikan bukan hanya sekadar bantuan materi, tetapi juga merupakan simbol kepedulian dan kebersamaan.

“Bulan Ramadhan adalah bulan yang mengajarkan kita tentang kepedulian, empati, dan semangat berbagi kepada sesama. Oleh karena itu kegiatan santunan hari ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi merupakan ikhtiar kecil untuk menghadirkan harapan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” katanya.

Pada kesempatan itu pula, Arif menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, khususnya kepada BAZNAS Kabupaten Garut yang turut memberikan dukungan dalam kegiatan santunan dan buka puasa bersama.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Universitas Garut, terutama kepada Rektor beserta seluruh jajaran pimpinan kampus yang telah memberikan fasilitas dan dukungan penuh sehingga kegiatan silaturahmi tersebut dapat terlaksana dengan baik.

“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Kabupaten Garut yang telah memberikan dukungan dan turut mensponsori kegiatan santunan ini. Terima kasih juga kami sampaikan kepada Universitas Garut yang telah memfasilitasi tempat serta memberikan dukungan penuh bagi terselenggaranya kegiatan ini,” ucapnya.

Selain itu, Arif juga memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus IKAP UNIGA yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan dan menyelenggarakan acara tersebut.

Lebih lanjut, Arif menegaskan bahwa alumni perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk terus memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat dan daerah.

Karena itu, ia berharap IKAP UNIGA tidak hanya menjadi wadah silaturahmi antar alumni, tetapi juga menjadi wadah pengabdian dan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Garut.

“Kami meyakini bahwa alumni perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk terus berkontribusi kepada masyarakat. Karena itu kami berharap IKAP UNIGA tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga menjadi wadah pengabdian dan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Garut,” katanya.

Dalam sambutannya, Arif juga mengungkapkan rencana besar IKAP UNIGA untuk menggelar Reuni Akbar Alumni Pascasarjana Universitas Garut dalam waktu mendatang.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan untuk mempererat hubungan antar alumni, tetapi juga sebagai momentum konsolidasi kekuatan intelektual alumni untuk memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kemajuan Universitas Garut maupun pembangunan daerah.

“Reuni akbar ini tidak hanya dimaksudkan sebagai ajang temu kangen antar alumni, tetapi juga sebagai momentum konsolidasi kekuatan intelektual alumni untuk memberikan kontribusi yang lebih besar bagi Universitas Garut dan pembangunan Kabupaten Garut,” jelasnya.

Ia juga berharap potensi alumni Universitas Garut, khususnya alumni Pascasarjana, dapat terus dilibatkan oleh Pemerintah Kabupaten Garut dalam berbagai ruang kontribusi pembangunan daerah.

Baik melalui forum pemikiran, penguatan sumber daya manusia, maupun program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

“Kami percaya, jika pemerintah daerah dan kekuatan intelektual dari kampus berjalan bersama, maka akan lahir banyak solusi untuk kemajuan Garut,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Arif menegaskan komitmen IKAP UNIGA untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Garut dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kami berharap di masa kepemimpinan Bapak Bupati, ruang kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan alumni dapat semakin diperkuat. IKAP UNIGA siap memberikan pikiran, tenaga, dan kontribusi terbaik demi kemajuan Kabupaten Garut yang kita cintai,” katanya.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada masyarakat penerima manfaat serta kegiatan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.

Momentum tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat hubungan antara alumni, civitas akademika, serta pemerintah daerah dalam mewujudkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan Kabupaten Garut.(*)

Ditulis oleh Kang Zey

Kesal Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tanam Pohon Talas di Tanjakan Jalan Sukanegla Garut