in

Viral! Dugaan Kelalaian di Puskesmas Tarogong, Proses Persalinan Disebut Gunakan Penerangan HP

Garutexpo.com – Sebuah unggahan di media sosial Facebook mendadak viral dan menyita perhatian publik. Akun bernama Agi Singgit mengadukan dugaan kelalaian pelayanan di Puskesmas Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, saat proses persalinan berlangsung.

Dalam unggahan yang beredar luas tersebut, Agi Sigit menyampaikan bahwa kakaknya tengah menjalani proses melahirkan di fasilitas kesehatan tersebut. Namun, kondisi darurat terjadi ketika listrik di lokasi dilaporkan padam akibat token listrik yang habis.

“Assalamualaikum, saya mau mengadukan kelalaian dari Puskesmas Tarogong Kaler Garut. Kakak saya sedang proses melahirkan di sana, token listrik bisa sampai habis. Padahal di sana bukan hanya ada satu bayi saja, ada beberapa bayi di ruangan lainnya,” tulisnya.

Ia juga mempertanyakan pengelolaan anggaran operasional di fasilitas kesehatan tersebut. Menurutnya, kejadian tersebut sangat memprihatinkan mengingat pelayanan persalinan merupakan layanan vital yang seharusnya didukung sarana memadai.

“Mohon dicek ke mana dana dari pemerintah, sampai token listrik pun tidak terisi,” lanjutnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa kondisi ruangan sempat gelap selama hampir setengah jam. Bahkan, lampu cadangan berbasis baterai pun disebut tidak berfungsi saat dibutuhkan.

“Posisi lampu mati hampir setengah jam, sampai lampu cadangan baterai pun tidak menyala. Semua alat penerangan saat proses melahirkan memakai lampu HP, tidak ada alat bantu penerangan dari pihak puskesmas dalam keadaan emergency,” ungkapnya.

Unggahan tersebut sontak menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak yang menyayangkan jika kejadian tersebut benar terjadi, mengingat pentingnya standar pelayanan dan keselamatan pasien, khususnya ibu dan bayi dalam proses persalinan.

Sementara itu, saat dikonfirmasi oleh awak media, Selasa, 24 Maret 2026, kepada pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Garut melalui sekretarisnya, Yodie, belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut. Ia hanya merespons singkat, “Waduh,” tanpa penjelasan lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Puskesmas Tarogong Kaler terkait dugaan insiden tersebut. Masyarakat pun berharap adanya penjelasan transparan serta evaluasi menyeluruh guna memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali.***

Ditulis oleh Kang Zey

Terseret Ombak di Sayang Heulang, Pelajar Asal Tarogong Kidul Meninggal Dunia

Bendera Merah Berkibar di Pantai Selatan Garut! Wisatawan Diminta Tak Nekat Berenang