in

Viral! Warga Pertanyakan Karcis Parkir di RSUD dr. Slamet Garut, Lurah Sukakarya Geram

GARUTEXPO – Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan seorang warga yang meminta karcis parkir dari pengendara di sekitar RSUD dr. Slamet Garut. Dalam video tersebut, tampak beberapa pengendara menyerahkan karcis parkir mereka kepada warga tersebut. Bahkan, salah seorang pengendara mengaku membayar Rp10.000 untuk parkir, padahal tarif resmi yang tertera di karcis hanya Rp4.000 per motor.

Warga yang meminta karcis tersebut kemudian mempertanyakan pertanggungjawaban Lurah Sukakarya, karena dalam karcis parkir itu tercantum nama Kelurahan Sukakarya. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa ada kontribusi dari pengelola parkir kepada pihak kelurahan.

Menanggapi hal tersebut, Lurah Sukakarya, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, E.A Rustandi, S.IP, menyatakan ketidaksenangannya dan segera memanggil oknum pengelola Parkir untuk meminta klarifikasi. Ia menegaskan bahwa pihak kelurahan tidak menerima sedikit pun kontribusi dari pengelola parkir.

“Saya tegaskan, sekali lagi, tidak ada kontribusi apa pun dari pengelola parkir ke pihak kelurahan. Pencantuman nama Kelurahan Sukakarya di karcis parkir ini sangat mengganggu dan telah mencemarkan nama baik Kelurahan Sukakarya. Hal ini harus segera diselesaikan,” ujar E.A Rustandi, S.IP, dengan tegas kepada garutexpo.com, Senin malam, 24 Februari 2025.

Ia juga menegaskan bahwa pihak kelurahan tidak pernah mengeluarkan karcis tersebut, apalagi menerima kontribusi dari pengelola parkir. “Adanya karcis yang beredar itu di luar tanggung jawab kami sebagai lurah,” sambungnya.

Menurut Rustandi, pihak pengelola parkir telah mengakui kesalahannya karena tidak berkoordinasi terlebih dahulu dengan pemerintah kelurahan. Ia menjelaskan bahwa karcis parkir tersebut hanya digunakan satu kali, yakni saat acara nonton bareng (nobar) pertandingan Persib pada Jumat, 21 Februari 2025.

“Pihak pengelola parkir juga telah berjanji ke depan tidak akan lagi menggunakan karcis yang mencantumkan nama Kelurahan Sukakarya,” ungkapnya.(Uje)

Ditulis oleh Kang Zey

Dana Hibah Sapi di Cibalong Diduga Dijual, Ketua dan Anggota Kelompok Tani Mukti Harapan Terancam Hukum

Longsor Maut di Garut: Kepala Keluarga Tewas Tertimbun, Gubernur Langsung Bertindak