in

Kerja Sama dan Kolaborasi Jadi Pondasi Baru, Pramuka Garut Siap Melompat Lebih Hebat

Garutexpo.com – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Garut resmi memasuki babak baru kepemimpinan. Kakak Drs. Ade Hendarsyah, M.M. dilantik sebagai Ketua Kwarcab Garut masa bakti 2026–2031 dalam sebuah prosesi yang digelar,  Senin, 26 Januari 2026, bertempat di Gedung Pendopo Kabupaten Garut.

Di bawah kepemimpinan baru ini, Kwarcab Garut mengusung visi besar bertajuk “Kerja Sama dan Kolaborasi: Kunci Pramuka Garut Hebat”. Visi tersebut menandai arah organisasi yang lebih terbuka, integratif, serta berorientasi pada dampak nyata bagi pembangunan daerah dan pendidikan karakter kaum muda.

Ketua Kwarcab Garut, Ade Hendarsyah, menegaskan bahwa Gerakan Pramuka Garut akan diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Garut 2025–2029. Fokus utama diarahkan pada penguatan tata kelola organisasi kepanduan di Kota Intan agar lebih mandiri, adaptif, dan relevan dengan tantangan zaman.

“Pramuka harus hadir sebagai bagian dari solusi pembangunan, khususnya dalam pembentukan karakter generasi muda yang berintegritas, berdaya saing, dan cinta tanah air,” tegasnya.

Kolaborasi sebagai Arsitektur Organisasi

Komitmen tersebut mendapat dukungan penuh dari Dr. Dadang Syafarudin, SE., MM, selaku Wakil Ketua Bidang Kerja Sama dan Kemitraan Kwarcab Garut. Ia menekankan pentingnya membangun arsitektur kerja sama yang kokoh dan berkelanjutan.

Menurutnya, kekuatan Pramuka Garut di masa depan terletak pada kemampuan menyatukan berbagai potensi lintas sektor menjadi satu kekuatan kolektif yang profesional dan terukur.

“Kolaborasi bukan sekadar kerja bersama, tetapi bagaimana seluruh potensi dapat dikelola secara sistematis dan saling menguatkan,” ujarnya.

Tiga Pilar Strategis 2026–2031

Bidang Kerja Sama dan Kemitraan Kwarcab Garut telah memetakan tiga pilar strategis sebagai motor penggerak organisasi selama lima tahun ke depan.

Pertama, integrasi lintas sektoral, yakni membangun kemitraan strategis dengan Pemerintah Daerah, dunia usaha, serta dunia industri (DUDI) untuk memperluas ruang pengabdian dan bakti anggota Pramuka.

Kedua, modernisasi manajemen kemitraan melalui penerapan tata kelola yang transparan dan akuntabel dalam setiap kerja sama maupun nota kesepahaman (MoU).

Ketiga, akselerasi pengabdian masyarakat, dengan menjadikan Pramuka Garut sebagai mitra aktif pemerintah dalam pendidikan karakter, penanganan isu sosial, pelestarian lingkungan, hingga mitigasi bencana di wilayah Kabupaten Garut.

Menuju Kemandirian dan Inovasi Organisasi

Dalam upaya membangun kemandirian organisasi, Kwarcab Garut juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, mulai dari sektor UMKM, pariwisata, hingga ekonomi kreatif. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola organisasi sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan anggota muda Pramuka.

Tagar #PramukaGarutHebat# pun digaungkan bukan sekadar sebagai slogan, melainkan sebagai janji bakti kepengurusan Ade Hendarsyah bersama seluruh jajaran Andalan Cabang.

Keberhasilan Gerakan Pramuka Garut lima tahun ke depan, ditegaskan, tidak hanya diukur dari jumlah kegiatan atau lencana yang diraih, tetapi dari seberapa kuat kolaborasi yang terbangun demi kemajuan dan keberlanjutan Kabupaten Garut.

Dengan semangat kebersamaan, Pramuka Garut siap merapatkan barisan, menyatukan langkah, dan menjadikan kolaborasi sebagai denyut nadi utama dalam mewujudkan Pramuka Garut yang benar-benar hebat dan berdampak.***

Ditulis oleh Kang Zey

Sekda Mangkir, Pembeli Menghilang! AJB Tanah Sukamentri Terbit Tanpa Transaksi, Dugaan Tanda Tangan Kosong Menggema

Dorong UMKM Warga NU, Bupati Garut Bocorkan Skema Modal Ringan di Perayaan 1 Abad NU