Garutexpo.com – Kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat diwujudkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program ini menghadirkan pembangunan jalan beton dan penataan lingkungan di empat wilayah Kabupaten Garut guna meningkatkan kenyamanan serta mendukung kelancaran aktivitas warga.
Empat wilayah yang menjadi sasaran program tersebut yakni Desa Cihikeu, Kecamatan Bungbulang; Desa Cinisti, Kecamatan Bayongbong; Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul; serta Desa Dangdeur, Kecamatan Banyuresmi.
Pembangunan jalan beton ini menjadi upaya memperbaiki akses jalan lingkungan yang sebelumnya kerap menyulitkan masyarakat, terutama saat musim hujan. Dengan kondisi jalan yang lebih kokoh, mobilitas warga diharapkan semakin lancar, baik untuk menunjang aktivitas sehari-hari, pendidikan maupun kegiatan ekonomi.
Branch Office Head (BOH) BRI Garut, Anggit Rumpoko, mengatakan program BRI Peduli merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung tersedianya infrastruktur permukiman yang layak.
Menurutnya, keberadaan jalan lingkungan yang memadai bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan juga bagian dari upaya meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.
“Bagi saudara-saudara kita di perkampungan, jalan beton yang layak adalah cerminan dari kemajuan dan harapan hidup yang lebih baik. Ketika akses jalan menjadi aman dan nyaman, anak-anak bisa lebih tenang berjalan ke sekolah, para petani dan pelaku usaha kecil lebih mudah mendistribusikan hasil bumi, serta silaturahmi antarwarga menjadi semakin erat,” tutur Anggit, Kamis, 22 Oktober 2026.
Ia menegaskan, BRI ingin memastikan kehadiran perusahaan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendukung kebutuhan dasar di lingkungan permukiman.
“BRI ingin memastikan bahwa kehadiran kami benar-benar dirasakan sebagai solusi nyata bagi keseharian masyarakat Garut,” tambahnya.
Gotong Royong Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan
Anggit menyampaikan, keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari partisipasi masyarakat melalui kelompok masyarakat (pokmas) yang turut terlibat dalam proses pembangunan.
Keterlibatan warga dinilai menjadi bagian penting dalam mendorong keberhasilan pembangunan sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas yang telah dibangun. Dengan demikian, hasil program diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga dapat dipelihara secara berkelanjutan.
“Melihat senyum tulus dan kelegaan di wajah warga saat mereka kini bisa melintasi jalan beton kampung dengan lancar adalah kebahagiaan yang tidak ternilai. Gotong royong yang terjaga di tengah masyarakat Garut membuktikan bahwa kepedulian mampu melahirkan perubahan besar,” ungkap Anggit.
Ia pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, termasuk oleh generasi mendatang.
Tak Hanya Jalan Beton, Fasilitas Ibadah Juga Diperhatikan
Selain pembangunan jalan lingkungan, program BRI Peduli di sejumlah lokasi juga menyasar peningkatan fasilitas umum, termasuk renovasi tempat wudu dan sarana pendukung masjid.
Perbaikan tersebut diharapkan dapat menunjang kenyamanan masyarakat dalam menjalankan kegiatan keagamaan sekaligus mendukung penataan lingkungan yang lebih baik.
Melalui program TJSL ini, BRI berupaya menghadirkan kontribusi sosial yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Pembangunan infrastruktur jalan dan perbaikan fasilitas umum menjadi bagian dari dukungan terhadap lingkungan permukiman yang lebih layak, tertata, dan nyaman.
Di tengah kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur dasar, program semacam ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara dunia usaha dan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Garut.(*)

