GARUTEXPO – Suasana tenang di Kampung Cimenyan, Desa Bojong, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut mendadak mencekam pada Minggu dini hari, 15 Juni 2025. Sekitar pukul 03.00 WIB, rumah permanen milik Rosid (58) dilalap si jago merah. Diduga, penyebab kebakaran adalah korsleting listrik di bagian dapur rumah.
Kepala Kepolisian Sektor Banjarwangi, IPDA Ipar Suparlan, SE, menyampaikan bahwa pihaknya bersama anggota Polsek dan Ketua RT 03/05 segera melakukan pengecekan ke lokasi kejadian begitu laporan diterima.
“Kebakaran pertama kali diketahui oleh tetangga korban, Ibu Iyam (37), yang mendengar suara gemuruh seperti ledakan kecil. Saat keluar rumah, ia melihat api sudah membesar di atap dapur,” ujar IPDA Ipar Suparlan.
Ibu Iyam pun bergegas membangunkan penghuni rumah, Ibu Idah (51), yang tengah tertidur di kamar depan. Berkat respons cepat warga sekitar, kebakaran tidak menelan korban jiwa.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp50 juta. Api berhasil dipadamkan oleh warga dengan bantuan satu unit mobil pemadam kebakaran,” jelas Kapolsek.
IPDA Ipar Suparlan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dari instalasi listrik. Ia menegaskan pentingnya pengecekan berkala terhadap kabel dan peralatan elektronik di rumah.
“Kami dari Polsek Banjarwangi akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan berbagai pihak guna mencegah kejadian serupa di kemudian hari,” pungkasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat serius bagi warga akan pentingnya keselamatan instalasi listrik di rumah masing-masing, terutama saat malam hari ketika penghuni dalam keadaan tertidur.(*)


