Garutexpo.com – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut resmi mengukuhkan 35 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Garut Tahun 2025. Prosesi sakral ini berlangsung khidmat di Gedung Pendopo Garut, Jumat (15/8/2025), dipimpin langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin.
Pengukuhan ini menjadi salah satu rangkaian utama jelang upacara peringatan detik-detik Proklamasi di Alun-alun Garut pada 17 Agustus.
Dengan penuh kebanggaan, para anggota Paskibraka mengucapkan ikrar yang dituntun langsung oleh Bupati Garut sebagai Pembina Upacara, sebuah momentum yang menegaskan komitmen mereka untuk mengemban tugas negara yang tidak semua orang bisa mendapatkannya.

Pesan Kebangsaan dan Pembinaan Karakter
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Garut, Nurrodhin, menekankan bahwa peran pemuda sebagai Paskibraka bukan sekadar mengibarkan bendera, melainkan simbol keteladanan generasi bangsa.
“Komitmen kebangsaan ini harus diaktualisasikan dan diteladani untuk membangun Garut di masa yang akan datang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pihaknya telah menyelenggarakan pemusatan pendidikan dan pelatihan (Pusdiklat) Paskibraka dengan tema ‘Membentuk Seorang Anggota Paskibraka yang Berjiwa Disiplin dan Tanggungjawab untuk Menjadi Pribadi yang Mandiri’. Melalui pembinaan ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya sehat, cerdas, dan inovatif, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, serta kecintaan mendalam terhadap tanah air.
Proses Seleksi yang Ketat dan Transparan
Seleksi calon Paskibraka Garut 2025 dilakukan secara bertahap dan melibatkan ratusan peserta dari berbagai wilayah. Di Garut Selatan, seleksi digelar di SMAN 21 Garut dan SMKN 5 Garut dengan 195 peserta, menghasilkan 40 orang terpilih. Di Garut Utara, seleksi dilakukan di SMAN 26 Garut dan SMAN 9 Garut dengan 278 peserta, meloloskan 57 orang. Sementara itu, Garut Tengah mengadakan seleksi di SMPN 1 Cigedug dan SMKN 1 Garut, diikuti 280 peserta dengan 53 orang terpilih.
Dari ratusan peserta tersebut, mereka kembali mengikuti seleksi tingkat kabupaten di Hotel Suminar dan SOR RAA Adiwijaya pada 9–21 April 2025. Hasil akhirnya, 35 siswa terbaik terpilih sebagai Paskibraka Kabupaten Garut, sementara dua orang lainnya yaitu Akmal Ridam Muzakki dan Aura Athafunnisa dari SMAN 1 Garut berhasil lolos sebagai perwakilan ke tingkat Provinsi Jawa Barat.
Nurrodhin menegaskan seleksi tahun ini menggunakan aplikasi transparansi Paskibraka di bawah pengawasan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), sehingga seluruh proses berjalan objektif berdasarkan peringkat peserta.
Motivasi dari Wakil Bupati
Pasca pengukuhan, para Paskibraka dikumpulkan di Ruang Rapat Pamengkang untuk menerima motivasi dari Wakil Bupati Garut, Putri Karlina. Ia berpesan agar kesempatan berharga ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, karena tidak semua orang bisa mendapat kehormatan untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih di hadapan masyarakat Garut.
“Pergunakanlah kesempatan ini sebaik-baiknya. Lakukan yang terbaik, do the best, tapi jangan lupa bahwa Allah lah yang menentukan segalanya. Setelah ikhtiar, doa jangan lupa, dan kalian pun harus tahu kapan waktunya beristirahat. Saya tahu kalian sudah berlatih berbulan-bulan, dan itu tidak mudah sama sekali. Jika berhasil, itu adalah buah kerja keras kalian, dan kalian harus bangga dengan diri kalian sendiri,” ujar Wabup Garut.
Ia menambahkan bahwa nilai disiplin, kebersamaan, dan rasa cinta tanah air yang diperoleh selama mengikuti Pusdiklat Capaska harus terus dijaga, tidak hanya saat bertugas pada 17 Agustus, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
“Jangan hanya berhenti pada upacara nanti. Jadikan pengalaman ini bekal hidup. Kelak bisa diceritakan kepada anak cucu bahwa kalian pernah mengibarkan bendera di Alun-alun Garut. Itu bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga sejarah keluarga dan kebanggaan daerah,” tandasnya.
Daftar Anggota Paskibraka Kabupaten Garut 2025
Sebanyak 35 siswa-siswi terbaik Kabupaten Garut resmi dikukuhkan, terdiri dari 19 putra dan 16 putri. Mereka berasal dari berbagai SMA/SMK/MA di Garut, mulai dari sekolah negeri hingga madrasah. Nama-nama mereka kini tercatat sebagai bagian dari sejarah Paskibraka Garut yang akan mengibarkan bendera pada peringatan HUT RI ke-80.
Inilah Nama-nama Paskibraka Terpilih yang Akan Kibarkan Sang Saka Merah Putih tingkat Kabupaten Garut Tahun 2025 :
Putra
1. NADHIF FERDIAN SHIDQI KURNIA DARI SMAN 1 GARUT
2. FARID RIZKIANA KAMIL DARI SMAN 1 GARUT
3. ARDIA ZIDAN RAMADAN DARI MA AL MASHDUQI BOARDING SCHOOL GARUT
4. NABIL RAIHAN PUTRA RUDIANA DARI SMAN 11 GARUT
5. ALI RAHMAN DARI SMAN 18 GARUT
6. ANDRI ANSYAH YANWAR DARI SMAN 10 GARUT
7. FIKRI NURISTIPA DARI MAN 1 GARUT
8. JABAL ILMANAL-RASYID DARI SMAN 18 GARUT
9. FAHMI KAMILUDIN DARI SMAN 5 GARUT
10. ALANA RAYRYUGA BRANDO DARI SMAN 6 GARUT
11. RIZKI MULYA PRAYUDHA DARI SMAN 16 GARUT
12. RIZA BUSTAN FAUZI DARI SMKN 2 GARUT
13. MOCHAMMAD GIO VIRGIAWAN DARI SMAN 5 GARUT
14. MUHAMMAD NUR RAMDHANI HERMAWAN DARI SMAN 9 GARUT
15. I MADE WISNU NARAYANA MAHENDRADATTA DARI SMAN 6 GARUT
16. SONI SAPUTRA DARI SMKN 10 GARUT
17. SUGIA DANIS PRAYOGA DARI SMKS ISLAMIC CENTRE PAKENJENG (WBN)
18. MUHAMMAD SADDAM EL ISLAM DARi MA AL-QUR’AN KUDANG
19. DAREL AIDIN ENZI DARI MA MA’ARIF CILAAGENI
Putri
1. NURUL SAFFANA EFENDI DARI SMAN 1 GARUT
2. SUNNYTHA ARMADA DARI SMAN 2 GARUT
3. SEFTY LANGLANG BUANA DARI SMAN 16 GARUT
4. ANINDYA FAIRUZ AL MALIKA DARI SMAN 1 GARUT
5. RADEN SYARAH FARAHIYA YUSHIFA DARI SMAN 1 GARUT
6. FAUZIA PUTRI AZARIA DARI SMAN 2 GARUT
7. BALQIS NUR MUTTAQIN DARI SMAN 19 GARUT
8. ALMA NURSEVI RAMADHANI DARI SMAN 18 GARUT
9. HILGA KIRANIA CHANDRA DARI SMKN 3 GARUT
10. CUT NADIVA ABELIA DARI SMKN 4 GARUT
11. MUTIARA UTAMI PUTRI DARI MAN 1 GARUT
12. NAAILA IMTIYAAZ FATHUROHMAN DARI SMAN 1 GARUT
13. NIDA BADRIANI DARI SMAN 19 GARUT
14. NADA NESTARIA DARI SMAN 10 GARUT
15. YOPI RAHMAWATI DARI SMAN 10 GARUT
16. RAHSYA PUTRI LESTARI DARI SMAN 13 GARUT
Momen pengukuhan ini tidak hanya menjadi awal perjalanan mereka sebagai pasukan pengibar bendera, tetapi juga menjadi simbol harapan baru bahwa generasi muda Garut siap mengambil peran penting dalam membangun bangsa, dengan disiplin, dedikasi, dan rasa cinta tanah air yang tinggi.(*)









