in

Komunitas Ketapel Calidear Enclo Gelar Latihan Bersama Menyongsong Liga Ketapel Garut

GARUTEXPO– Dalam semangat yang membara, komunitas Ketapel Calidear Enclo, sebuah kelompok yang berdedikasi pada olahraga tradisional Kitepel di Desa Sanding, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menggelar latihan bersama yang meriah. Komunitas ini, yang telah berdiri sejak pertengahan bulan Desember 2023, diprakarsai oleh Pondok Enclo dengan dukungan kuat dari Kiyai Abdul Rosyad, yang mempromosikan olahraga tradisional sebagai bentuk uji ketangkasan sekaligus kegiatan murah meriah bagi generasi muda.

Latihan bersama ini dihadiri oleh para pecinta olahraga Ketapel dari berbagai desa sekitar, termasuk Desa Sukaratu, Bunisari, Sanding, dan Girimakmur. Bahkan, acara ini turut dihadiri oleh Ketua Liga Kitepel Garut, Tatang Koswara, yang menjelaskan bahwa latihan ini merupakan persiapan untuk menghadapi Liga Ketapel Tingkat Kabupaten Garut.

“Untuk Sesi latihan dilaksanakan dalam tiga tahap, dimulai dari Pondok Enclo, kemudian di Markas Kebal di Desa Kp. Jabal, dan akan berakhir di Saung Karinding Desa Sukalilah Warung Bandrek Cibatu pada tanggal 19 Mei 2024 mendatang,” ungkap Tatang Koswara, kepada garutexpo.com, Minggu, 05 Mei 2024.

Olahraga Ketapel ini didukung oleh Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) di bawah kepemimpinan Deden Munawar (Sekretaris Malangbong) dan juga dihadiri oleh Ketua FORSPEK (Forum Silaturahmi Pecinta Kitepel) Kabupaten Garut, Taufan.

Taufan menjelaskan bahwa setelah Liga Kitepel Tingkat Kabupaten Garut, mereka akan menyiapkan atlet untuk menghadapi event Pekan Olahraga tingkat Provinsi Jawa Barat dan bahkan event Nasional di Pontianak, Kalimantan Barat.

“Dalam penilaian olahraga Ketapel, terdapat tiga kategori, yaitu Target, Multi Target, dan Paper Target, di mana setiap tembakan yang mengenai sasaran akan mendapatkan nilai 10 poin. Setiap peserta lomba diberikan sebanyak 11 peluru untuk mengukir prestasi dalam ajang tersebut,”kata Taufan.

Dengan jarak tembak 10 meter, setiap perlombaan terdiri dari dua babak penyisihan sebelum melangkah ke babak grand final, di mana peserta dengan jumlah nilai tertinggi akan melaju ke babak final.(Abah Rohman)

Ditulis oleh Kang Zey

Jelang Pemberangkatan Haji, Kepala Desa Samarang, Bersama Istri dan 4 Keluarganya Adakan Syukuran

Dewan Pendidikan Garut Luncurkan Program GEMMAS