GARUTEXPO – Feri Citra Burama editor dari media Radar Garut menjadi pemateri dalam seminar jurnalistik yang diselenggarakan oleh media Harian Pedia di aula Islamic Centre Garut, jalan Pramuka, Kelurahan Pakuwon, Kecamatan Garut Kota, (3/4/2024).
Dalam kesempatan itu Harian Pedia juga mengundang Diskominfo Garut untuk memberikan sambutan dalam seminar jurnalistik ini. Diskominfo Garut diwakili oleh Kasi Penyebarluasan Informasi atau IKP (informasi komunikasi publik) Yanyan Agus Supianto.
Feri Citra Burama yang akrab disapa wartawan si ganteng kalem itu, memberikan materi jurnalistik tentang bagaimana cara wawancara dan menyusunnya menjadi sebuah berita yang menarik untuk dibaca.
“Saya diminta oleh jajaran redaksi media Harian Pedia untuk mengisi materi jurnalistik. Apa yang saya sampaikan hanya berbagi pengalaman saja dari apa yang kita kerjakan sehari-hari,” ujar Feri.
Feri juga mengucapkan terima kasih atas undangan dari media Harian Pedia.“Secara pribadi saya pun mengucapkan terima kasih kepada jajaran redaksi Harian Pedia atas undangannya, khususnya kepada kang Yusup Saepul selaku pimpinan redaksi di Harian Pedia,” ujarnya.
“Apa yang saya sampaikan lebih kepada pengalaman secara pribadi, bagaimana praktek di lapangan mulai dari wawancara kemudian mengolah hasil wawancara tersebut menjadi berita siap saji,” ujarnya.
Dalam seminar bersama mahasiswa ini, Feri melakukan teknis penyampaian informasi dua arah. Sehingga mahasiswa juga dituntut aktif menyampaikan ide-ide mereka.
Bahkan untuk menekankan pentingnya berita, Feri juga bertanya kepada mahasiswa, apakah ada diantara mereka yang satu hari saja tidak membaca atau melihat berita. Para mahasiswa itupun menjawab secara kompak tidak ada.
“Artinya dalam hidup ini kita semua tidak akan bisa terlepas dari yang namanya berita. Nyaris tidak ada orang yang hidupnya sehari saja tanpa melihat atau mendengar berita. Di sini saya ingin menyampaikan bahwa berita itu adalah sesuatu yang sangat penting dan menjadi bagian dari hidup manusia,” ujarnya.
“Nah ketika kita menyadari betapa pentingnya berita dalam hidup ini, maka kita bisa memposisikan profesi jurnalis atau wartawan ini sebagai pekerjaan yang sangat luar biasa hebatnya dan keberadaannya menjadi sangat penting,” tambah Feri.
Selain itu, Feri juga memberikan saran kepada semua peserta, apabila ingin menjadi wartawan yang baik, harus membiasakan menulis setiap harinya. Tiada hari tanpa menulis, dan minimal sehari itu menulis satu redaksional berita. (*)






























