GARUTEXPO — Sebuah insiden kecelakaan tunggal menghebohkan warga Kampung Pangawaren, Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jumat (30/05/2025). Sebuah mobil Toyota Avanza berwarna hitam dengan nomor polisi F 1424 OK menabrak sebuah warung sebelum akhirnya terjun ke area perkebunan jagung.
Mobil tersebut dikendarai oleh Unang Suhendi yang diketahui tengah melaju dari arah Cikelet menuju Pameungpeuk. Nahas, di tengah perjalanan, diduga pengemudi mengalami kelelahan dan mengantuk hingga hilang kendali.
“Dari hasil pemeriksaan awal dan keterangan saksi, kecelakaan tunggal ini diduga kuat akibat pengemudi mengantuk, sehingga hilang kendali dan menabrak bangunan warung di pinggir jalan sebelum akhirnya mobil masuk ke perkebunan. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa karena warung dalam keadaan kosong saat kejadian,” ujar Kapolsek Cikelet IPTU Aktas Komalsyah Siregar, SH.
Beruntung, meskipun tabrakan cukup keras terjadi, tidak ada korban jiwa maupun luka serius. Warung yang tertabrak dalam kondisi kosong, dan pengemudi hanya mengalami luka ringan. Namun demikian, kerusakan parah terlihat pada bagian depan mobil dan struktur bangunan warung yang dihantam.
Polsek Cikelet yang dipimpin langsung oleh Kapolsek IPTU Aktas bersama anggota langsung terjun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pengumpulan data.
Dua orang saksi mata, yakni H. Andi Hermawan (45) dan Beni Satria (35), yang berada di sekitar lokasi turut dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman kasus dan memfasilitasi mediasi antara pemilik warung dan pengemudi untuk menyelesaikan kerugian akibat insiden tersebut.


