in

Peringatan Nuzulul Quran di Masjid Babussalam Perum Griya Citra Leles, DKM Salurkan Santunan untuk Yatim dan Jompo

Garutexpo.com – Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Babussalam Perum Griya Citra Leles menggelar peringatan Nuzulul Quran 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan para jompo, Jumat malam, 6 Maret 2026.

Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Babussalam tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Usai melaksanakan salat tarawih sekitar pukul 20.30 WIB, para jamaah yang biasanya langsung pulang kali ini tetap berada di masjid untuk mengikuti rangkaian acara peringatan turunnya Al-Qur’an.

Dalam peringatan tahun ini, suasana terasa berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya karena selain tausiah keagamaan juga digelar kegiatan santunan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dalam tausiahnya, Ustaz Enjang Permana, S.Pd menyampaikan sejumlah fungsi Al-Qur’an dalam kehidupan manusia. Ia menjelaskan bahwa Al-Qur’an merupakan pedoman hidup yang memiliki banyak manfaat bagi umat manusia.

“Pertama, Al-Qur’an sebagai Hudan atau petunjuk bagi manusia. Petunjuk ini bersifat umum untuk seluruh umat manusia sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 185. Bahkan, pengetahuan seperti perhitungan waktu dan kalender juga terinspirasi dari ayat Al-Qur’an, salah satunya dalam Surat Yunus ayat 5 yang menjelaskan peredaran matahari dan bulan untuk mengetahui hitungan tahun dan waktu,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa Al-Qur’an merupakan petunjuk khusus bagi orang-orang yang bertakwa sebagaimana disebutkan dalam Surat Al-Baqarah ayat 2, terutama dalam menjalankan hukum-hukum syariat seperti salat, puasa, hingga pernikahan.

Selain itu, lanjutnya, Al-Qur’an juga berfungsi sebagai Furqon, yaitu pembeda antara yang hak dan yang batil. Dengan berpegang pada Al-Qur’an, umat Islam dapat mengetahui mana yang benar dan mana yang salah dalam kehidupan.

“Al-Qur’an juga berfungsi sebagai Syifa atau obat penyembuh, baik penyakit lahir maupun batin. Dengan sering membaca dan mentadaburi Al-Qur’an, hati yang gelisah dan bingung dapat menjadi tenang,” jelasnya.

Fungsi lainnya, kata dia, adalah sebagai Mau’idoh atau nasihat dan pelajaran. Kisah-kisah dalam Al-Qur’an tentang orang saleh maupun orang yang durhaka menjadi pelajaran abadi bagi manusia, seperti kisah Abu Lahab yang diabadikan dalam Surat Al-Lahab.

Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Enjang juga mengajak seluruh jamaah untuk meningkatkan kepedulian sosial, terutama di bulan suci Ramadan dengan memperbanyak amal kebaikan dan sedekah.

“Bulan Ramadan adalah momentum untuk memperbanyak amal saleh. Salah satunya dengan berbagi kepada sesama, seperti santunan kepada anak yatim dan para jompo,” katanya.

Di akhir tausiahnya, ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para dermawan yang telah menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu sesama.

“Kami menghaturkan terima kasih kepada para dermawan yang telah berbagi rezeki. Semoga segala amal kebaikan yang diberikan dibalas oleh Allah SWT dengan pahala yang berlipat ganda,” pungkasnya.

Kegiatan peringatan Nuzulul Quran tersebut ditutup dengan doa bersama serta penyerahan santunan kepada anak-anak yatim dan para lansia sebagai bentuk kepedulian sosial jamaah Masjid Babussalam terhadap masyarakat sekitar.(Iwan Setiawan)

Ditulis oleh Kang Zey

Dapur MBG Dekat TPA Pasir Bajing Jadi Sorotan, Sekda Garut Bungkam Saat Dikonfirmasi