Garutexpo.com – Yayasan Parabu Jaya Kusumah Limbangan Entrepreneur Heart Garut (PEHG) menggelar pertemuan strategis bersama Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Jawa Barat, Selasa, 6 Januari 2026, bertempat di Pondok Pesantren Darul Falah Armisliati, Kelurahan Pananjung, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut.
Pertemuan tersebut digelar dalam rangka sosialisasi ekspor kepada para pengusaha dan pengurus PEHG, sekaligus seleksi produk-produk UMKM unggulan Garut untuk memenuhi standar kualitas ekspor oleh GPEI Jawa Barat.
Sekretaris GPEI Jawa Barat, Samsu Rizal, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat para pelaku UMKM Garut yang memiliki cita-cita menembus pasar internasional.
“Alhamdulillah hari ini saya sangat senang melihat para UMKM Garut. Mereka punya cita-cita menjadi eksportir. Harapannya, UMKM Garut tidak hanya menjual produk di dalam negeri, tetapi juga dikenal di luar negeri,” ujar Samsu Rizal.
Ia menjelaskan, target pasar awal ekspor yang dibidik GPEI adalah kawasan Asia, seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, dan Bangkok.
“Mudah-mudahan produk Garut ini bisa menjadi kompetitor yang positif, dengan harga yang bersaing dan kualitas yang bagus. Potensi daerah seperti Garut ini sangat besar dan belum banyak diketahui orang,” katanya.

Samsu Rizal juga menekankan pentingnya penguasaan digital marketing sebagai bagian dari strategi pengembangan produk UMKM agar mampu bersaing di pasar global.
“Sekarang penguasaan produk dan pemasaran digital itu tidak kalah penting. Insya Allah ke depan kami akan rutin melakukan monitoring dan pendampingan agar UMKM Garut bisa sukses,” tambahnya.
Ia mencontohkan sejumlah produk Garut yang dinilai memiliki daya saing, salah satunya produk jaket kulit yang pernah ia lihat dan digunakan oleh rekannya.
“Saya ingin semua produk Garut bisa menjadi brand di luar negeri. Soal merek mungkin bisa disesuaikan oleh buyer, yang penting produknya bisa diekspor dan dikenal dunia,” ujarnya.
Sementara itu, Pembina Yayasan Parabu Jaya Kusumah Limbangan Entrepreneur Heart Garut, Drs. H. Atjeng Muhyidien, MM, menyampaikan bahwa produk-produk unggulan Garut saat ini sedang diseleksi untuk memenuhi standar kualitas ekspor oleh GPEI Jawa Barat.
“Produk unggulan Garut sedang diseleksi untuk kualitas ekspor. Jika ini berjalan baik, insya Allah lapangan kerja akan meningkat, bahan baku tersedia, dan tentu membawa berkah bagi umat,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan pentingnya dukungan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Garut agar UMKM lokal dapat berkembang secara berkelanjutan hingga mampu menembus pasar ekspor.
“Kami perlu dorongan dari Pemda Kabupaten Garut agar UMKM kita bisa berkembang dan benar-benar siap untuk ekspor,” tandasnya.(*)


