in

Viral! Wakil Bupati Putri Karlina Soroti Pungli di Pantai Santolo dan Sayangheulang, Wisatawan Diminta Berani Rekam Pelaku

Foto: Wakil Bupati Garut, Putri Karlina.

Garutexpo.com – Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menyoroti masih maraknya praktik pungutan liar (pungli) di sejumlah objek wisata di wilayah Garut selatan, khususnya di Pantai Santolo dan Pantai Sayangheulang.

Sorotan tersebut disampaikan Putri melalui unggahan video di media sosial, menyusul banyaknya laporan yang ia terima dari masyarakat, baik warga lokal maupun wisatawan, yang merasa resah dengan praktik pungli tersebut.

“Masih dalam suasana Lebaran, saya menerima banyak laporan bahwa pungli masih terjadi di beberapa objek wisata di Kabupaten Garut, yang paling ramai dilaporkan adalah di Sayangheulang dan Santolo,” ujar Putri, Kamis, 26 Maret 2026.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Garut sebenarnya telah melakukan berbagai upaya menjelang musim libur Lebaran, mulai dari kunjungan langsung hingga diskusi dengan berbagai pihak terkait guna meningkatkan keamanan serta pembenahan kawasan wisata di Garut selatan.

Namun demikian, hingga saat ini praktik pungli tersebut dinilai belum dapat diberantas secara optimal. Salah satu kendala utama adalah keterbatasan bukti yang kuat di lapangan.

Minta Wisatawan Berani Rekam Pelaku

Putri pun mengajak masyarakat dan wisatawan untuk berperan aktif dalam membantu pemerintah memberantas pungli, salah satunya dengan merekam langsung oknum pelaku sebagai bukti.

“Kami sangat menghargai setiap laporan dan video keluhan. Tapi kami juga mohon bantuannya untuk merekam wajah pelaku pungli, karena kami negara hukum, tidak bisa hanya berdasarkan laporan tanpa bukti,” tegasnya.

Menurutnya, bukti visual seperti rekaman video yang memperlihatkan pelaku, lokasi, serta bentuk pungutan sangat penting untuk menindaklanjuti kasus ke aparat penegak hukum.

Ia menambahkan, tanpa adanya bukti yang jelas, pemerintah akan mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi pelaku maupun menentukan titik kejadian secara spesifik.

“Kalau hanya laporan tanpa bukti fisik, kami sulit untuk menindaklanjuti ke aparat penegak hukum atau menangkap pelakunya,” pungkasnya.

Dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan pasca Lebaran, Pemerintah Kabupaten Garut berharap sinergi antara masyarakat, wisatawan, dan aparat dapat menjadi kunci dalam menciptakan kawasan wisata yang aman, nyaman, serta bebas dari praktik pungutan liar.***

Ditulis oleh Kang Zey

Liburan Berujung Teguran! Satpolairud Garut Siaga di Karang Papak, Wisatawan Diingatkan Waspada