GARUTEXPO – Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kecamatan Samarang kembali menggelar turnamen sepak bola “Apdesi Cup II” yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Jati, Desa Cintarakyat, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut. Turnamen ini menjadi agenda tahunan DPK Apdesi Samarang sebagai upaya mempererat hubungan antar komunitas sepak bola di Kabupaten Garut.
Hendra Gumilar, S.H, M.H, Ketua Pelaksana Turnamen Apdesi Cup II, menyampaikan bahwa turnamen ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap tahun oleh DPK Apdesi Kecamatan Samarang.
“Turnamen DPK Apdesi yang kedua ini adalah agenda rutin tahunan yang diadakan oleh organisasi DPK Kecamatan Samarang. Alhamdulillah, turnamen pertama pada tahun 2023 berjalan sukses tanpa hambatan, dan ini merupakan gelaran kedua,” ujar Hendra Gumilar saat diwawancarai garutexpo.com, Ahad, 01 September 2024.
Turnamen ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar komunitas sepak bola di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Pasirwangi, Kecamatan Tarogong Kaler, dan Kecamatan Samarang, serta terbuka untuk kategori U-40 bagi warga yang memiliki KTP Garut.
Selain mempererat silaturahmi, turnamen ini juga bertujuan untuk memberikan hiburan bagi masyarakat, khususnya warga Kecamatan Samarang dan sekitarnya.
“Tujuan utama lainnya adalah untuk menggali potensi bakat usia 15 hingga 19 tahun. Kami berharap dapat mendeteksi bakat-bakat potensial sejak usia dini untuk dikembangkan menjadi atlet sepak bola yang siap berkompetisi di ajang lebih besar, seperti Porkab,” sambung Hendra.
Berikut: Penuturan Ketua Pelaksana Turnamen DPK Apdesi Samarang Cup II, Hendra Gumilar, S.H., M.H.
Lebih lanjut Hendra menjelaskan, turnamen Apdesi Cup II ini diikuti oleh tiga kategori: U-15, U-19, dan U-40. Kategori U-15 diikuti oleh siswa kelas 6 SD hingga kelas 3 SMP, sementara kategori U-19 diikuti oleh siswa SMA kelas 1 hingga kelas 3.
“Untuk kategori U-40, kami lebih memprioritaskan ajang ini sebagai sarana silaturahmi antar komunitas sepak bola di Kabupaten Garut,” jelas Hendra.
Total peserta turnamen ini cukup signifikan, dengan 26 tim untuk kategori U-40, 16 tim untuk kategori U-15, dan 9 tim untuk kategori U-19.
“Turnamen ini diikuti oleh 51 tim, dengan kategori U-15 dan U-19 khusus untuk wilayah Kecamatan Samarang, Pasirwangi, dan Tarogong Kaler,” ujarnya.
Mengenai sistem permainan, Hendra menjelaskan bahwa turnamen ini menggunakan sistem setengah kompetisi penuh.
“Turnamen ini dibagi dalam grup, dengan satu grup terdiri dari empat tim. Delapan tim terbaik, yaitu juara grup dan runner-up, akan melaju ke babak berikutnya. Jadi, bukan sistem gugur, melainkan sistem setengah kompetisi,” pungkas Hendra.(*)






























