GARUTEXPO – Tim Penilai Provinsi Jawa Barat memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan 10 Program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Desa Wanajaya, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut. Kegiatan _rechecking_ yang berlangsung pada Kamis (26/9/2024) ini, merupakan bagian dari penilaian lomba PKK tingkat provinsi.
Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan TP PKK sangat penting untuk keberhasilan program PKK. Ia juga berharap agar seluruh elemen terkait terus mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Program PKK memiliki peran penting dalam menyelesaikan berbagai masalah di masyarakat. Dengan kerjasama yang baik, program ini bisa berjalan optimal,” kata Barnas dalam sambutannya.
Barnas menekankan pentingnya peran Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) serta Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) sebagai penggerak utama dalam pelaksanaan program PKK.
“Kami berharap dinas-dinas ini bisa memimpin jalannya program, dengan dukungan dari seluruh pihak,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua 3 Bidang Penguatan Ketahanan Keluarga TP PKK Provinsi Jawa Barat, Dwi Kurniasari, menyatakan kepuasannya terhadap hasil yang dicapai Desa Wanajaya. Ia mengungkapkan bahwa Kabupaten Garut telah menunjukkan hasil yang memuaskan dalam tahap penilaian ini.
“Garut ini salah satu kabupaten yang sesuai dengan ekspektasi kami. Dari presentasi hingga _rechecking_ di lapangan, semuanya sesuai dengan apa yang dipaparkan,” ujar Dwi.
Desa Wanajaya menjadi salah satu dari 10 besar yang mendapatkan kesempatan untuk dilakukan _rechecking_ lapangan. Nantinya, tim penilai akan menentukan juara 1 hingga juara harapan 3, di mana juara 1 akan berkesempatan mewakili Jawa Barat di lomba tingkat nasional.
“Semoga prestasi ini tidak hanya terjadi pada saat lomba, tetapi terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” pungkas Dwi.






























