in

Garut Perang Melawan Sampah: Bupati Pimpin Gerakan Mitigasi Bencana

GARUTEXPO – Kabupaten Garut menggelar aksi besar-besaran dalam upaya mitigasi bencana hidrometeorologi. Dipimpin langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, Gerakan Bersama Mitigasi Bencana digelar serentak di 53 lokasi, mencakup 42 kecamatan dan 11 kelurahan di Garut Kota, Rabu (5/3/2025). Lokasi utama monitoring berlangsung di Kelurahan Ciwalen, Kecamatan Garut Kota.

Dalam pernyataannya, Syakur menegaskan bahwa mitigasi bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi seluruh masyarakat harus ikut berperan aktif. Ia menekankan pentingnya budaya disiplin dalam menjaga kebersihan lingkungan agar bencana tidak semakin parah akibat kelalaian manusia.

“Bencana bukan hanya datang dari faktor alam, tapi juga akibat ulah manusia. Kalau kita masih sembarangan membuang sampah, maka dampaknya bisa berakibat fatal,” tegas Syakur.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Garut, Aah Anwar, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rencana Bupati yang ingin membangun kesadaran kolektif dalam menghadapi potensi bencana.

“Gerakan ini bukan hanya aksi simbolis, tapi merupakan strategi besar dalam mengurangi risiko bencana di Garut. Harapannya, dengan kerja sama semua pihak, dampak positifnya bisa dirasakan secara luas,” ujar Aah Anwar.

Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, turut menekankan pentingnya gotong-royong dalam menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa peran aktif masyarakat.

“Kalau hanya mengandalkan pemerintah, tentu sangat berat. Semua pihak harus terlibat, mulai dari camat, lurah, perangkat daerah, hingga RT/RW. Ini perang melawan sampah yang harus kita menangkan bersama!” seru Putri Karlina.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan mengusahakan pembangunan saluran air yang lebih baik agar air tidak meluap ke permukiman warga. Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk lebih bertanggung jawab dalam membuang sampah dengan benar.

“Ayo kita ubah kebiasaan buruk! Sampah harus dikumpulkan dulu sebelum dibuang di tempatnya. Tidak ada alasan lagi untuk membuangnya sembarangan!” tegasnya.

Menutup kegiatan tersebut, Putri Karlina menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah hingga tingkat RT/RW dan desa.

“Kalau masih ada yang buang sampah ke sungai, siap-siap hadapi konsekuensinya! Ini soal keselamatan kita semua. Jika saluran tersumbat, banjir pasti terjadi, dan itu akan merugikan kita sendiri,” pungkasnya.(*)

Ditulis oleh Kang Zey

Polres Garut Bekuk Komplotan Perampok SPBE, Dua Pelaku Masih Buron

KONI Garut Lakukan Rakerkab 2025, Targetkan Masuk 8 Besar di Porprov Jabar 2026