in

Bupati Garut ‘Tampar’ ASN: Jangan Hidup Enak Saat Rakyat Masih Miskin

GARUTEXPO – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melontarkan peringatan keras kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut untuk tidak hidup dalam zona nyaman sementara masyarakat masih bergelut dengan kemiskinan.

Pernyataan tegas itu disampaikan saat memimpin Apel Gabungan ASN yang digelar di Lapangan Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (05/04/2025).

“Kita masih menghadapi masalah kemiskinan. Sebab itu, kita sebagai orang yang melayani mereka jangan bersikap seperti kita orang kaya. Kita juga harus turut prihatin dengan mereka. Caranya adalah kita bekerja sesuai dengan harapan masyarakat,” kata Syakur di hadapan ratusan ASN.

Bupati menekankan bahwa angka kemiskinan di Kabupaten Garut masih tinggi dan belum menunjukkan perbaikan signifikan. Oleh sebab itu, ia meminta ASN untuk mengubah cara kerja dengan fokus pada pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Ia juga mengungkapkan bahwa dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Pemerintah Kabupaten Garut telah mengidentifikasi berbagai persoalan strategis yang menjadi fokus utama selama lima tahun ke depan.

“Misalnya, kita ingin meningkatkan indeks pembangunan manusia, terutama dalam bidang pendidikan. Setelah kita telusuri, ternyata partisipasi anak-anak PAUD dan SMP masih rendah. Maka ke depan, kita harus prioritaskan hal itu,” ujarnya.

Terkait pengentasan kemiskinan, Syakur mendorong adanya pemetaan menyeluruh terhadap kondisi warga, termasuk penyebab tidak bekerjanya warga miskin, aset yang dimiliki, keterampilan yang ada, dan potensi wilayah yang bisa dikembangkan.

“Kami ingin setiap pembuktian yang dikeluarkan itu memberikan dampak yang positif atas output dan benefit yang dirasakan oleh masyarakat,” ucapnya.

Tak hanya itu, Bupati juga menyindir keras kebiasaan buruk dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang sering kali hanya menyalin rencana sebelumnya tanpa inovasi.

“Saya sangat sedih sekali kalau ada perilaku seperti itu. Kita harus lebih inovatif lagi dalam menyusun kegiatan. Ini bukan soal administratif semata, tapi soal bagaimana kita bisa menjamin kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Di akhir amanatnya, Bupati mengapresiasi dedikasi ASN yang telah bekerja keras meskipun dalam keterbatasan, namun tetap mengingatkan bahwa pengabdian kepada rakyat harus dijalani dengan penuh keikhlasan.

“Tunjukkan kepada masyarakat bahwa kita ada, kita bekerja dengan sepenuh hati, dengan keikhlasan, dan untuk kebaikan masyarakat,” pungkasnya.(*)

Ditulis oleh Kang Zey

Kesbangpol Garut Guncang Musda Pemudi PERSIS: Gender Setara, Hakikat Tetap Berbeda

Sidang Praperadilan Korupsi BIJ Garut Kacau! Kejati Jabar Telat, Jadwal Sidang Terbengkalai