in

Relawan Syakur-Putri Ancam: Bersihkan Seleksi Direksi PDAM dari Timses dan Politik Balas Jasa

GARUTEXPO – Seleksi Direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Garut yang tengah berlangsung menuai sorotan tajam dari Relawan Baraya Putri, tim pemenangan pasangan Syakur-Putri dalam Pilkada Garut 2024. Mereka menuntut agar proses seleksi bebas dari praktik politik balas jasa dan tidak dijadikan ajang bagi-bagi jabatan bagi tim sukses.

“Kita sepakat dengan Gubernur Dedi Mulyadi yang akan membersihkan BUMD di daerah dari tim sukses,” tegas Aden Aang, Ketua Relawan Baraya Putri, Jumat (14/6/2024), merespons pelaksanaan seleksi direksi PDAM Garut usai diberhentikannya tiga direksi sebelumnya.

Aden menekankan pentingnya profesionalisme dalam proses seleksi yang kini ditangani oleh tim seleksi resmi bentukan Pemkab Garut. Ia mengingatkan seluruh pihak, terutama yang pernah menjadi bagian dari kemenangan Syakur-Putri, untuk tidak ikut campur dan menjaga independensi tim seleksi.

“Kita punya tanggung jawab moral menjaga Syakur-Putri bisa menjalankan roda pemerintahan dengan baik, termasuk dalam seleksi direksi PDAM,” ujarnya.

Menurut Aden, jabatan strategis di BUMD seperti PDAM sangat rawan diintervensi kepentingan politik, khususnya dari para mantan tim sukses. Hal itu, kata dia, sejalan dengan pernyataan Gubernur Dedi Mulyadi yang mengkritisi dominasi timses dalam tubuh BUMD di berbagai daerah.

“PDAM ini BUMD yang memegang hajat hidup orang banyak. Kita ingin PDAM dikelola profesional dan memberi manfaat bagi masyarakat Garut,” ujarnya.

Aden juga menyinggung pengalaman buruk di masa lalu, ketika penunjukan direksi PDAM diduga sebagai bentuk politik balas jasa, termasuk pengangkatan mantan Ketua KPU Garut yang disebut-sebut tidak memiliki kompetensi teknis dalam bidang air bersih.

“Mata air paling besar yang digunakan PDAM itu ada di Bayongbong, tapi masyarakat Bayongbong seperti tidak merasa kehadiran PDAM,” keluh Aden yang juga berasal dari Pondok Pesantren Najaahan Bayongbong.

Ia berharap ke depan, pemerintahan Syakur-Putri mampu mengambil pelajaran dan tidak mengulangi praktik yang dapat merusak tata kelola BUMD serta kepercayaan masyarakat.(*)

Ditulis oleh Kang Zey

MI Al Bariyah Buka Penerimaan Murid Baru, Tawarkan Pendidikan Berkualitas Berbasis Keislaman dan Lingkungan

Rumah Rubuh Emak Elah Dibantu Warga, Anggota DPRD Sentil Ketua BAZNAS Garut yang Dinilai Tak Peka