GARUTEXPO – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyoroti masih adanya disparitas dalam tingkat partisipasi pendidikan di Kabupaten Garut saat menghadiri pelantikan Pengurus Perhimpunan Mahasiswa Kota Intan (Permata Intan) Garut Periode 2025–2026 di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Sabtu (5/7/2025).
Dalam sambutannya, Syakur menyatakan rasa bangga bisa hadir di tengah mahasiswa yang diharapkan menjadi penggerak pembangunan daerah. Ia menjelaskan, 55% penduduk Garut berada pada usia produktif dan sebagian besar adalah generasi muda. Namun, menurutnya, angka partisipasi sekolah di jenjang tertentu masih memerlukan perhatian serius.
“Di Garut itu partisipasi sekolah SD bagus, hampir 100%, namun SMP mulai menurun, kurang lebih hampir 20% orang tidak melanjutkan sekolah, dan SMA itu 60% serta hampir 15% orang yang melanjutkan ke perguruan tinggi,” ungkap Syakur.
Ia menekankan pentingnya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai faktor penentu percepatan pembangunan. “Sehingga pada hari ini saya senang sekali karena ada orang-orang terdidik di Garut masih ingat dengan Kota Garut, yaitu Permata Intan Garut,” ujarnya.
Syakur pun berharap anggota Permata Intan Garut dapat berkontribusi membangun desa asal masing-masing. “Pemerintah Kabupaten Garut berusaha untuk mendorong menciptakan supaya daerahnya menjadi menarik,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Permata Intan Garut Periode 2025–2026, Suni Subagja, menyampaikan terima kasih kepada Bupati Garut atas kehadirannya. Ia menuturkan bahwa Permata Intan Garut kini telah genap berusia tiga dekade, menandai kematangan gerakan mahasiswa berbasis kedaerahan.
“Permata Intan Garut hadir tidak semata-mata hanya melangsungkan romantisme masa lalu, namun bahwa kita mahasiswa orang Garut memiliki daerah yang dijuluki Kota Intan,” kata Suni.
Ia menegaskan komitmen Permata Intan Garut untuk tidak berpaling dari persoalan nyata di Garut, seperti ketimpangan sosial, krisis ekologi, dan disorientasi nilai.
“Kehadiran Permata Intan Garut, yang terkaktualisasi dalam program KKN Orda Mitra Pemda Garut 2025, menjadi langkah konkret untuk menjadikan mahasiswa tidak hanya menjadi insan akademis tapi menjadi insan pengabdi yang pada gilirannya akan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat yang madani atau untuk terwujudnya Garut yang Hebat,” jelasnya.
Sementara itu, Demisioner Ketua Umum Permata Intan Garut Periode 2024–2025, Wildan Abdalloh, juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah. Ia berharap pelantikan ini mampu meningkatkan sinergitas dengan pemerintah serta memotivasi anggota untuk bergerak lebih konkret demi mewujudkan Garut yang Hebat sesuai dengan tagline Bupati Garut.(*)






























