Garutexpo.com – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Cintarasa, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut menunjukkan perkembangan positif dalam pengelolaan dana desa tahap pertama tahun ini. Ketua BUMDes Cintarasa, Sharum, menyampaikan bahwa dana sebesar Rp166 juta telah diterima dan langsung direalisasikan dalam bentuk program ketahanan pangan.
“Alhamdulillah, anggaran tahap pertama sebesar Rp166 juta sudah masuk ke rekening BUMDes dan telah direalisasikan, salah satunya dengan pembelian hampir 4 ekor sapi,” ujar Sharum, saat ditemui Garutexpo.com (27/7/2025).
Selain pengadaan sapi, dana tersebut juga dimanfaatkan untuk penanaman padi dan pembelian gabah. Sharum menyebutkan, masa panen diperkirakan akan terjadi dalam waktu dua minggu ke depan.
“Insya Allah sebentar lagi panen, paling lambat dua minggu lagi. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh pihak, termasuk pengurus BUMDes, yang telah mendukung berjalannya program ini,” lanjutnya.
Sharum menegaskan bahwa pengelolaan BUMDes di bawah kepemimpinannya yang baru berjalan sekitar tiga bulan ini dilakukan secara transparan dan akuntabel. Ia menekankan bahwa rekening BUMDes tidak atas nama pribadi atau kepala desa, melainkan atas nama kelompok “BUMDES Cinta Makmur”.
“Saya langsung bermusyawarah dengan pengurus setiap kali ada pengambilan keputusan, termasuk dalam pembelian sapi. Tidak ada yang berjalan sendiri-sendiri,” ujarnya.
Menariknya, dari awalnya hanya memiliki 4 ekor sapi, kini jumlah sapi yang dikelola BUMDes Cintarasa sudah bertambah menjadi 9 ekor menjelang Hari Raya Iduladha. Kenaikan jumlah sapi ini merupakan hasil pengelolaan yang baik dan keuntungan dari penjualan sebelumnya.
“Dari keuntungan itu, misalnya kalau beli sapi satu tonnya Rp21 juta lalu dijual Rp25 juta, berarti keuntungannya Rp5 juta. Itu langsung kami bagi dua. Sebagian untuk pekerja dan sebagian lagi untuk PADeS serta kepengurusan BUMDes,” jelasnya.
Sharum berkomitmen untuk terus mengembangkan program ketahanan pangan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, dan memastikan bahwa seluruh proses dijalankan dengan penuh amanah.
“Insya Allah saya akan terus menjaga amanah ini dengan baik demi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.(*)






























