Garutexpo.com – Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Talegong, Rabu (6/8/2025), dalam rangka meresmikan Jembatan Harapan Palatar yang menjadi penghubung vital antara Desa Mekarmukti, Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut dengan Desa Gelarwangi, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur.
Dalam sambutannya, Putri Karlina menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Rumah Wakaf dan Amal Produktif yang telah berkontribusi besar dalam pembangunan jembatan tersebut.
“Saya sangat berterima kasih. Ini adalah bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah desa, pemerintah kecamatan, dan masyarakat bisa melahirkan infrastruktur yang sederhana namun bermakna,” ujar Wakil Bupati.
Putri menjelaskan bahwa kehadiran jembatan ini akan membuka akses lebih luas bagi masyarakat, terutama dalam sektor pendidikan, ekonomi, dan kesehatan, yang sebelumnya terkendala akibat keterbatasan akses fisik antarwilayah.
Ia pun berharap agar Rumah Wakaf dan Amal Produktif dapat terus berperan aktif dalam mendorong pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Camat Talegong, Muhammad Badar Hamid, mengungkapkan bahwa konsep kolaborasi pembangunan Jembatan Harapan Palatar telah dirancang sejak tahun 2022, melibatkan pemerintah desa, kecamatan, masyarakat, hingga para donatur.
“Kami sangat berterima kasih kepada Rumah Wakaf dan Amal Produktif yang telah membangun tiga jembatan di Talegong. Ini sangat berarti bagi warga kami,” ungkapnya.
Perwakilan Amal Produktif, Aspura Azhari, juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses pembangunan.
“Alhamdulillah, terima kasih saya sampaikan kepada Pak Camat dan seluruh warga Talegong atas koordinasi dan antusiasme yang luar biasa,” tuturnya.
Aspura juga berharap agar jembatan ini dapat dijaga dan dirawat bersama, agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang dan oleh lebih banyak masyarakat.
Peresmian Jembatan Harapan Palatar ini menjadi simbol kerja sama lintas wilayah dan partisipasi warga dalam pembangunan infrastruktur desa, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat yang telah lama mendambakan akses penghubung antar kabupaten.(*)






























