Garutexpo.com – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Garut terus memperluas langkah pemberdayaannya bagi pelaku usaha mikro dan kecil. Kali ini, PNM menjalin kolaborasi strategis dengan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melalui audiensi yang berlangsung di Kantor Bupati Garut, Rabu, 10 September 2205.
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara PNM dan pemerintah daerah, khususnya dalam mendorong UMKM agar lebih maju, berdaya saing, dan mampu membuka peluang lapangan kerja baru.
Dalam audiensi tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai upaya untuk memperkuat ekosistem pemberdayaan masyarakat melalui tiga aspek utama: akses permodalan, pendampingan usaha, serta pelatihan kewirausahaan. PNM menekankan bahwa program-programnya, terutama Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar), tidak hanya berorientasi pada pemberian modal semata, tetapi juga membangun kapasitas nasabah agar memiliki kemampuan mengelola usaha secara mandiri dan berkelanjutan.
Hingga saat ini, ribuan perempuan prasejahtera di Kabupaten Garut telah menjadi nasabah PNM Mekaar. Mereka mendapatkan fasilitas pembiayaan ultra mikro dengan bunga ringan serta pendampingan intensif melalui pertemuan mingguan yang berisi pelatihan manajemen keuangan, strategi pemasaran, hingga peningkatan kualitas produk. Berbagai kegiatan pengembangan kapasitas yang dijalankan oleh PNM terbukti mendorong lahirnya banyak wirausahawan tangguh di tingkat desa, yang mampu menopang kebutuhan keluarga sekaligus berkontribusi pada ekonomi daerah.
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi nyata PNM dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Menurutnya, keberadaan PNM di Garut telah memberikan warna baru dalam pemberdayaan masyarakat, terutama kaum perempuan yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi keluarga.
“Kami menyambut baik kolaborasi ini. Kehadiran PNM telah membantu banyak warga kecil yang sebelumnya sulit mengakses permodalan. Dengan dukungan PNM, kami optimis UMKM Garut akan semakin maju, berdaya saing, dan mampu membuka lebih banyak lapangan kerja untuk masyarakat,” ujar Abdusy.
Sementara itu, Pimpinan Cabang PNM Garut, Sumawinata, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan Garut yang mandiri dan sejahtera.
“Terima kasih Bapak Bupati atas dukungan dan kerjasamanya. Di PNM, kami tidak hanya memberikan akses permodalan, tetapi juga fokus pada pendampingan dan pelatihan usaha. Kami percaya bahwa dengan adanya dukungan pemerintah daerah, manfaat dari program ini bisa semakin luas dirasakan oleh masyarakat Garut,” ucap Sumawinata.
PNM menilai bahwa kolaborasi dengan pemerintah daerah merupakan kunci dalam mempercepat terwujudnya ekosistem UMKM yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan sinergi ini, diharapkan semakin banyak masyarakat kecil yang berdaya, mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi lokal.
Melalui tagline “Beta Selalu Ada”, PNM berkomitmen menghadirkan solusi menyeluruh bagi masyarakat Garut – mulai dari akses pembiayaan, pengembangan kapasitas, hingga pendampingan usaha. Kehadiran PNM tidak hanya menjadi mitra usaha, tetapi juga sahabat yang tumbuh bersama masyarakat. Harapan besarnya, UMKM Garut ke depan tidak hanya naik kelas di tingkat lokal, tetapi juga mampu bersaing di pasar regional bahkan nasional.
Dengan langkah ini, Garut berpotensi menjadi salah satu daerah yang kuat dalam pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan, di mana warganya semakin mandiri, produktif, dan berdaya saing. Sinergi antara pemerintah daerah dan PNM diharapkan menjadi model pemberdayaan yang dapat dicontoh oleh daerah lain di Indonesia.(*)






























