in

Abah Muda Soroti Kebijakan MBG Saat Libur Sekolah, Usulkan Anggaran Dialihkan untuk Bencana Aceh–Sumatra

Garutexpo.com — Ketua Pemuda Akhir Zaman Kabupaten Garut, Abah Muda, melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan pemerintah pusat terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tetap dipaksakan berjalan meskipun sekolah-sekolah tengah memasuki masa libur nasional Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Abah Muda mengaku miris melihat sikap Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang dianggap kurang peka terhadap kondisi faktual di lapangan. Menurutnya, pelaksanaan MBG saat sekolah libur berpotensi tidak efektif dan terkesan mengabaikan situasi darurat yang sedang dihadapi masyarakat di sejumlah wilayah terdampak bencana alam.

“Saya sangat miris. Ketika sekolah libur nasional, program MBG justru terkesan tetap dipaksakan berjalan. Di saat yang sama, saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatra sedang berjuang menghadapi bencana alam dan membutuhkan perhatian serius dari negara,” ujar Abah Muda dalam pernyataannya, Selasa, 23 Desember 2025.

Ia menegaskan, pemerintah seharusnya memiliki kepekaan sosial dan keberanian mengambil langkah strategis dengan mengalihkan sementara alokasi anggaran MBG untuk penanggulangan bencana alam di Aceh dan Sumatra. Menurutnya, pengalihan anggaran tersebut akan jauh lebih bermanfaat dan berdampak langsung bagi masyarakat yang tengah berada dalam kondisi darurat.

“Anggaran MBG itu bisa dialihkan sementara untuk penanganan bencana alam di Aceh dan Sumatra agar proses penyelesaian permasalahan bencana bisa berjalan maksimal, mulai dari evakuasi, logistik, hingga pemulihan pascabencana,” tegasnya.

Abah Muda menekankan bahwa usulan pengalihan anggaran ini bersifat sementara, khususnya selama masa libur Nataru. Ia meyakini program MBG dapat kembali dijalankan secara optimal setelah kegiatan belajar-mengajar di sekolah kembali normal.

“Saya berharap Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan juga Kepala BGN mau mendengar suara masyarakat dan mengalihkan anggaran MBG untuk bencana alam Aceh dan Sumatra selama libur Nataru. Ini soal kemanusiaan dan skala prioritas bangsa,” tandasnya.(*)

Ditulis oleh Kang Zey

FKSS Cup Jadi Terobosan Baru, Turnamen Bola Voli SMA Swasta Garut Diikuti 28 Sekolah

Rumah Kajari Bekasi Disegel KPK, Fakta Sebenarnya Terungkap: Bukan Tersangka, Segel Segera Dibuka