GARUTEXPO – Forum Pemuda Peduli Garut (FPPG) menyatakan komitmennya untuk terus mengawal proses hukum terkait dugaan tindak pidana korupsi di Bank Intan Jabar (BIJ) Garut. Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum FPPG, Asep Nurjaman, dalam rilis yang diterima oleh garutexpo.com hari ini, Rabu, 07 Agustus 2024.
Asep Nurjaman menegaskan bahwa pemberantasan korupsi tidak hanya menjadi tanggung jawab Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama. Ia menyebutkan bahwa masyarakat harus membangun komitmen dan tekad yang sama untuk memberantas korupsi, serta mengajak semua elemen masyarakat untuk berkolaborasi dan berkoordinasi dalam memerangi tindakan korupsi.
“Korupsi adalah kejahatan luar biasa yang harus diperangi. Sikap peduli dan tidak apatis dari semua pihak dapat menekan terjadinya korupsi. Kolaborasi antara pemerintah, organisasi keagamaan, LSM, perguruan tinggi, media massa, dan seluruh komponen masyarakat sangat penting dalam upaya ini,” ungkap Asep.
FPPG juga menyatakan akan memantau secara ketat perkembangan kasus dugaan korupsi di BIJ Garut yang saat ini telah memasuki tahap persidangan. FPPG mendorong agar pihak kejaksaan tinggi Jawa Barat menunjukkan keseriusan dan profesionalitas dalam menangani kasus ini, dengan segera menetapkan status tersangka terhadap oknum-oknum yang terlibat.
“Menurut undang-undang yang mengatur hak dan peran serta masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi, masyarakat berhak untuk menyampaikan saran, pendapat, dan laporan mengenai dugaan korupsi kepada aparat penegak hukum,” tandas Asep.
Asep menegaskan bahwa FPPG akan terus memantau perkembangan kasus ini secara intensif, dan berjanji untuk menyurati Kepala Kejaksaan Agung RI agar kasus ini dapat terungkap secara terang benderang. Ia juga mengapresiasi Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat atas integritasnya dalam mengungkap kasus ini, meskipun terdapat keterkaitan dengan unsur politik.
“Kami berharap pihak Kejati segera mengumumkan tersangka lainnya dan menunjukkan komitmen dalam mengungkap kasus ini,” harap Asep Nurjaman.
Dengan dukungan masyarakat, FPPG yakin bahwa proses hukum ini dapat berjalan dengan adil dan transparan, demi masa depan yang lebih baik bagi Garut dan bangsa Indonesia.(*)






























