Garutexpo.com – Aksi perang sarung yang kerap terjadi saat bulan Ramadan kembali berhasil digagalkan aparat kepolisian. Empat pemuda diamankan oleh petugas saat diduga hendak melakukan perang sarung dan berkendara ugal-ugalan di jalan raya saat patroli dini hari.
Peristiwa tersebut terjadi saat jajaran Sat Samapta Polres Garut melaksanakan patroli dialogis dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) Minggu dini hari, 8 Maret 2026 sekitar pukul 01.44 WIB di kawasan Jalan Panday, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut.
Patroli presisi yang dipimpin oleh personel Sat Samapta Polres Garut itu dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, seperti aksi premanisme maupun tindak kejahatan C3 (Curat, Curas, dan Curanmor).
Saat menyisir wilayah tersebut, petugas mendapati sekelompok pemuda yang dicurigai akan melakukan aksi perang sarung di jalan raya. Selain itu, para pemuda tersebut juga diduga berkendara secara ugal-ugalan yang berpotensi membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Melihat situasi tersebut, petugas segera melakukan pendekatan dan memberikan imbauan kepada para pemuda agar tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Sebagai langkah pencegahan, petugas kemudian mengamankan empat pemuda yang terlibat guna menghindari terjadinya keributan maupun potensi gangguan kamtibmas di wilayah tersebut.
Dalam kesempatan itu, petugas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada para pemuda agar tidak melakukan aktivitas negatif, terlebih di bulan suci Ramadan yang seharusnya dimanfaatkan untuk kegiatan yang lebih bermanfaat.
Kegiatan patroli dialogis ini merupakan bagian dari upaya Sat Samapta Polres Garut dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah serta memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan pada malam hingga dini hari.
Dengan adanya patroli rutin tersebut, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Garut tetap aman, tertib, dan kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas, termasuk ibadah di bulan Ramadan, dengan nyaman.(Acep)


