in

Gubernur Dedi Mulyadi Luncurkan Lomba Desa dan Kelurahan se-Jabar, Hadiah Juara Provinsi Capai Rp7,5 Miliar

Foto: Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Garutexpo.com — Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, resmi meluncurkan program Lomba Pembangunan Desa dan Kelurahan yang akan digelar serentak di seluruh wilayah Jawa Barat. Lomba ini dimulai pada 1 Agustus hingga akhir Agustus 2025 dan dirancang untuk meningkatkan motivasi serta kinerja pemerintahan di tingkat desa dan kelurahan.

Dalam video yang diunggah melalui akun TikTok pribadinya, @dedimulyadiofficial, Senin (28/7/2025), Dedi Mulyadi mengajak seluruh masyarakat dan perangkat desa serta kelurahan di Jawa Barat untuk berpartisipasi aktif dalam ajang pembangunan ini.

“Seluruh warga Jabar siap-siap ya. Provinsi Jawa Barat dan seluruh Kabupaten/Kota menyelenggarakan lomba pembangunan Desa dan Kelurahan,” ujar Dedi.

Ia menjelaskan bahwa penilaian dalam lomba ini akan mencakup berbagai aspek penting pembangunan, mulai dari kebersihan lingkungan, manajemen pemerintahan desa/kelurahan, pengelolaan pendidikan, keberhasilan program keluarga berencana, pertumbuhan ekonomi, toleransi sosial, hingga pelaksanaan program-program strategis.

“Dinilai dari mulai kebersihan, pengelolaan manajemen Desa dan Kelurahan, pengelolaan pendidikan, keberhasilan Keluarga Berencana, laju pertumbuhan ekonomi, toleransi, dan berbagai program lainnya yang diarahkan untuk meningkatkan motivasi seluruh desa dan kelurahan di seluruh Provinsi Jawa Barat,” jelasnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan Anugerah Gapura Sribaduga serta dana stimulus pembangunan bagi para pemenang di setiap tingkatan.

Untuk tingkat kecamatan, desa dan kelurahan yang menjadi juara akan memperoleh dana stimulus sebesar Rp200 juta yang akan diberikan pada tahun 2026. Sedangkan untuk pemenang di tingkat kabupaten/kota, stimulus pembangunan yang disediakan mencapai Rp1 miliar.

“Juara Kabupaten dan Kotanya nanti akan mendapat stimulus pembangunan untuk desa dan kelurahan yang juara itu akan mendapat stimulus Rp1 miliar,” ucap Gubernur Dedi.

Sementara itu, untuk tingkat provinsi, hadiah yang disiapkan terbilang spektakuler. Juara pertama akan memperoleh dana sebesar Rp7,5 miliar, juara kedua Rp5 miliar, dan juara ketiga Rp2,5 miliar.

“Kemudian untuk juara provinsinya nanti akan mendapat stimulus Rp7,5 miliar juara pertama, Rp5 miliar juara kedua, dan Rp2,5 miliar juara yang ketiga,” imbuhnya.

Penilaian lomba akan dimulai pada 1 Agustus dan berlangsung hingga Desember 2025. Gubernur Dedi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta mempersiapkan wilayahnya sebaik mungkin.

“Ayo seluruh Kepala Desa, Kepala Kelurahan, RT, RW, dan seluruh warganya persiapkan desa dan kelurahan anda mulai 1 Agustus. Nanti akan berakhir di Desember tahun 2025,” ajaknya.

Menariknya, selain memberikan penghargaan kepada yang terbaik, pemerintah juga akan merilis daftar desa dan kelurahan dengan kinerja terendah sebagai bentuk evaluasi.

“Kami juga akan mengumumkan desa yang terburuk dan kelurahan yang terburuk. Dari sisi pengelolaan lingkungan, manajerial keuangan, dan berbagai program pembangunan lainnya yang dianggap gagal,” terang Dedi.

Menutup pernyataannya, Dedi Mulyadi menyerukan semangat gotong royong kepada masyarakat Jawa Barat.

“Mari semangat menata kampung dan halaman kita, lembur diurus, kota ditata, Jawa Barat istimewa,” tandasnya.(*)

Ditulis oleh Kang Zey

Bangunan Liar Nekat Berdiri di Atas Gorong-Gorong, Polsek dan Satpol PP Wanaraja Tak Kasih Ampun

200 Ribu Warga Terancam Tak Punya Jaminan! Bupati Syakur Warning Ledakan Krisis Pelayanan Kesehatan