GARUTEXPO – Peringatan Hari Jadi ke-212 Kabupaten Garut digelar secara sederhana di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Senin (17/2/2025). Dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, upacara ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Garut terpilih, Danrem 062/TN Kolonel Inf Nurul Yakin, Ketua DPRD Kabupaten Garut Aris Munandar, Sekda Kabupaten Garut Nurdin Yana, Ketua MUI KH. Sirodjul Munir, serta unsur Forkopimda dan para asisten Setda Kabupaten Garut.
Dengan mengusung tema “Garut Gagah Rucita Rahayu Mangun Raharja”, peringatan HJG tahun ini dilaksanakan secara terbatas, sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025. Meski tanpa kemegahan, Barnas menegaskan bahwa momentum ini harus menjadi refleksi atas perjalanan panjang Kabupaten Garut.
Darurat Pengangguran dan Kemiskinan Lebih dari dua abad sejak berdiri, Kabupaten Garut telah mengalami banyak kemajuan. Namun, Barnas menegaskan bahwa 134 penghargaan yang diraih sepanjang 2024 tak boleh menjadi alasan untuk berpuas diri. Ia menyoroti tantangan berat yang masih menghantui daerah ini, terutama tingginya angka pengangguran terbuka yang mencapai lebih dari 128 ribu jiwa serta jumlah penduduk miskin yang masih berkisar 250 ribu jiwa. Rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga menjadi tantangan serius yang harus segera diatasi.
“Jangan sampai kita terlena dengan berbagai penghargaan, sementara di luar sana masih ada ratusan ribu saudara kita yang berjuang keluar dari garis kemiskinan. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” tegas Barnas.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk memastikan keberlanjutan pemerintahan, pencapaian target pembangunan, serta kelancaran pemilihan kepala daerah yang baru saja selesai digelar dengan aman dan damai.
Harapan untuk Masa Depan Garut Menjelang akhir masa tugasnya, Barnas berharap Garut terus berkembang menjadi daerah yang unggul dan inovatif. Ia menekankan pentingnya menjaga gotong royong dan kebersamaan dalam membangun daerah.
“Garut harus memiliki jati diri dalam melestarikan budaya, menyemai keharmonisan dan kedamaian, serta menjadi daerah yang sejahtera untuk diwariskan kepada anak cucu kita,” kata Barnas.
Upacara peringatan ini digelar secara hybrid, dengan seluruh SKPD dan kecamatan mengikuti melalui Zoom meeting yang juga disiarkan langsung melalui kanal YouTube Garutkab TV. Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Pj Bupati Garut di Ruang Pamengkang bersama para pejabat yang hadir.(*)






























