Garutexpo.com — Kondisi Jalan Raya Pasirwangi yang menjadi jalur utama menuju Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan kawasan Wisata Air Darajat kembali menuai kritikan. Jalan yang seharusnya menopang aktivitas energi dan pariwisata Kabupaten Garut ini justru dibiarkan rusak parah tanpa perbaikan berarti.
Ketua Pemuda Akhir Zaman, Jajang Badruzaman yang akrab disapa Abah Muda, melontarkan kritik pedas atas kondisi tersebut. Dengan nada sindiran, ia menilai ketidakpedulian pemerintah terhadap akses vital ini sangat memprihatinkan.
“Sumber daya alamnya dikeruk, jalannya dibiarkan rusak, negeri macam apa ini,” ucap Abah Muda sambil tertawa, Minggu (13/7/2025).
Menurut Abah Muda, kerusakan jalan tersebut seharusnya sudah lama menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Pasalnya, selain menjadi akses PLTU, jalur ini juga menjadi urat nadi wisata darajat Garut setiap tahunnya ramai dikunjungi wisatawan.
Abah Muda mengungkapkan, pihaknya pernah berupaya mengajukan perbaikan Jalan Raya Pasirwangi pada masa kepemimpinan Bupati Garut sebelumnya, Rudy Helmi, yang menjabat selama dua periode. Namun, usulan tersebut tak kunjung mendapat respons.
Kini, di era kepemimpinan Gubernur Jawa Barat yang baru, Dedi Mulyadi, Jajang berharap perbaikan jalan bisa segera terealisasi. Sosok Dedi Mulyadi dinilainya memiliki kepedulian tinggi terhadap kondisi infrastruktur daerah.
Tak hanya itu, Abah Muda juga menaruh harapan besar kepada Bupati Garut, Syakur Putri, agar dapat mewujudkan visi Garut Hebat bukan hanya sebagai slogan, tetapi nyata dirasakan masyarakat.
“Semoga di bawah kepemimpinan Bupati Syakur Putri, jalan ini segera diperbaiki di tahun 2026. Jangan hanya slogan, tapi wujudkan jalan mulus demi kenyamanan warga dan wisatawan,” tegasnya.
Harapan serupa juga disuarakan warga setempat dan para wisatawan yang kerap melintasi jalur tersebut. Mereka mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah nyata agar kerusakan jalan tidak semakin parah dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Dengan potensi energi dan pariwisata yang besar, Jalan Raya Pasirwangi diharapkan tak lagi menjadi potret ironi di tengah gencarnya pembangunan di Kabupaten Garut.(*)






























