GARUTEXPO – Kepala Desa Sukamaju, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Asep Erwin Akhir, secara resmi menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya, Rabu, 9 April 2025 sekitar pukul 17.00 WIB.
Pernyataan pengunduran diri tersebut dibacakan langsung oleh Asep Erwin dalam sebuah surat di hadapan para Ketua RT, RW, BPBD, tokoh masyarakatBabinsa, dan Bhabinkamtibmas Desa Sukamaju.
“Tanpa ada paksaan dari pihak manapun, saya dengan kesadaran sendiri mengundurkan diri dari jabatan Kepala Desa Sukamaju. Saya merasa sudah tidak mampu menjalankan tugas dengan baik. Apapun permasalahan yang terjadi di Desa Sukamaju, saya akan bertanggung jawab. Keputusan ini mungkin jalan terbaik dari Allah SWT bagi saya sebagai Kepala Desa terakhir di Sukamaju,” ungkap Asep Erwin dalam pernyataannya di gor desa setempat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum menyatakan mundur, Asep Erwin sempat didemo oleh warga Desa Sukamaju pada siang hari. Aksi unjuk rasa tersebut dipicu oleh dugaan tidak adanya transparansi dalam pengelolaan Dana Desa serta persoalan aset desa, seperti mobil pelayanan dan motor dinas desa yang diduga telah disita oleh pihak ketiga.
Permasalahan tersebut berkaitan dengan pengelolaan anggaran dana bangkeudes yang dinilai bermasalah. Selain itu, Bendahara Desa Sukamaju diketahui juga sudah lebih dulu mengundurkan diri dari jabatannya.
Sementara itu, salah satu Ketua RW yang tergabung dalam Forum Peduli Desa Sukamaju mengatakan, mundurnya Kepala Desa Sukamaju dinilai sebagai keputusan terbaik demi kemajuan desa.
“Ini mungkin keputusan terbaik untuk Pak Kades dan juga yang terbaik untuk kemajuan Desa Sukamaju. Kami tegaskan bahwa ini murni tidak ada unsur politik, ini murni demi kebaikan dan kemajuan Desa Sukamaju ke depan,” ujarnya.
Warga berharap, setelah pengunduran diri ini, roda pemerintahan Desa Sukamaju dapat berjalan lebih baik, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.(*)






























