Garutexpo.com – Kebakaran hebat melanda sebuah kandang ayam milik warga di wilayah Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Sabtu (28/2/2026) dini hari. Insiden tersebut menghanguskan bangunan berukuran 35 x 7 meter persegi beserta seluruh isinya, dengan total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp500 juta.
Peristiwa kebakaran diketahui sekitar pukul 03.00 WIB di Kampung Batu Reok, Desa Tambakbaya, Kecamatan Cisurupan. Kandang ayam yang terbakar diketahui milik Dede Yandi (45), seorang wiraswasta yang berdomisili di kampung tersebut.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, api diduga berasal dari korsleting listrik. Percikan api dengan cepat membesar dan merambat ke seluruh bagian bangunan yang sebagian besar berbahan mudah terbakar, hingga dalam waktu singkat kandang berikut isinya hangus dilalap si jago merah.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung berupaya melakukan pemadaman secara manual menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu bantuan. Setelah berjibaku hampir dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.00 WIB.
Akibat peristiwa tersebut, kandang ayam berukuran 35 x 7 meter persegi beserta seluruh isinya tidak dapat diselamatkan. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai kurang lebih Rp500.000.000.
Kapolsek Cisurupan, AKP Yulius Siswantoro, SE, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab kebakaran.
“Kami sudah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan. Dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting listrik. Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan instalasi listrik yang kurang layak,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan warga agar rutin memeriksa instalasi listrik, baik di bangunan usaha maupun tempat tinggal, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, terutama pelaku usaha peternakan, untuk memastikan standar keamanan instalasi listrik terpenuhi demi meminimalisasi risiko kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian besar.(*)


