Garutexpo.com – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Barisan Santri Jawa Barat (BASJAB), Ceng Bustomi, angkat bicara terkait lambatnya proses hukum atas tragedi dalam pesta rakyat pernikahan Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, dengan Maula Akbar, anak Gubernur Jawa Barat.
Melalui sebuah video yang beredar luas di sejumlah grup WhatsApp, Selasa, 5 Agustus 2025, Ceng Bustomi secara tegas mempertanyakan hasil pemeriksaan para saksi yang telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.
“Kami mempertanyakan sejauh mana perkembangan penyidikan atas tragedi dalam pesta rakyat tersebut. Jika pihak kepolisian lambat mengumumkan siapa yang akan ditetapkan sebagai tersangka, maka kami dari Ormas BASJAB siap turun aksi di Kabupaten Garut,” ungkap Ceng Bustomi dalam video tersebut.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk tekanan terhadap aparat penegak hukum agar segera memberikan kejelasan kepada publik mengenai siapa yang bertanggung jawab atas insiden yang terjadi dalam pesta yang seharusnya menjadi momen bahagia itu.
Ceng Bustomi juga menegaskan bahwa keterbukaan informasi sangat penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses hukum yang tengah berjalan.(*)






























