Garutexpo.com — Akhir pekan ini, Kabupaten Garut akan menjadi pusat perhatian dengan digelarnya “Maroon West Java Festival”, sebuah perayaan seni dan budaya yang digagas oleh Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Pw Hima Persis) Jawa Barat. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 1 November 2025, mulai pukul 13.00 WIB di Gedung Pemuda Garut, dan terbuka untuk umum.
Dengan mengusung tema “Maroon West Java”, festival ini menggabungkan kekuatan kreativitas anak muda dengan kekayaan budaya lokal Jawa Barat. Menurut panitia, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi lintas generasi dan wadah bagi para seniman muda untuk menampilkan karya terbaiknya.
Ragam Pertunjukan: Dari Wayang hingga Musikalisasi Puisi Sunda
Festival ini akan menampilkan beragam pertunjukan yang memadukan tradisi dan modernitas, seperti:
Pagelaran Wayang, sebagai bentuk pelestarian budaya dengan kemasan yang segar;
Cukur Gratis, bagi pengunjung yang ingin tampil rapi sambil menikmati suasana festival;
Bazar UMKM Garut, menampilkan produk-produk khas dari pelaku usaha lokal;
Karinding Performance, musik tradisional Sunda dengan nuansa alam dan kearifan lokal;
Live Drawing Performance, menampilkan seniman muda menggambar langsung di hadapan penonton;
Musikalisasi Puisi Sunda, yang akan memadukan keindahan bahasa daerah dengan sentuhan musikal yang menyentuh hati.
Ajang Silaturahmi dan Kolaborasi Anak Muda
Ketua Pw Hima Persis Jawa Barat, Riyan Hidayatullah, menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar hiburan semata.
“Festival ini bukan hanya tentang hiburan, tapi juga ajang silaturahmi, kolaborasi, dan apresiasi terhadap karya-karya anak bangsa,” ujar Riyan, Kamis (30/10/2025).
Riyan menambahkan, melalui festival ini pihaknya ingin membangkitkan semangat kreativitas generasi muda sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.
Pw Hima Persis Jabar pun mengundang seluruh masyarakat Garut dan sekitarnya untuk hadir dan meramaikan “Maroon West Java Festival”.
“Kami ingin masyarakat merasakan langsung energi positif dari karya anak muda Jawa Barat. Mari rayakan kebersamaan, budaya, dan kreativitas di satu panggung,” ajaknya.
Festival ini diproyeksikan menjadi momentum penting bagi masyarakat Garut untuk menyaksikan bagaimana budaya lokal berpadu dengan semangat modernitas tanpa kehilangan jati diri.**






























