GARUTEXPO – Pertandingan sepakbola pada babak 16 besar Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Garut 2024 antara tim sepakbola putra Kecamatan Tarogong Kidul dan tim sepakbola Kecamatan Mekarmukti diwarnai kericuhan. Insiden terjadi di Stadion Kanjeng Dalem RAA Adiwijaya, Sor Ciatel, Garut, Rabu sore, 17 Juli 2024.
Kericuhan meletus saat terjadi pergantian pemain dari tim Mekarmukti di menit tambahan babak kedua. Ketegangan mencapai puncaknya setelah seorang pemain Tarogong Kidul mendorong pemain Mekarmukti untuk segera keluar dari lapangan. Situasi semakin memanas ketika salah satu pemain Mekarmukti memperlambat permainan, memicu bentrokan antar-pemain.
Panitia penyelenggara segera berupaya menenangkan situasi dengan mengerahkan petugas keamanan yang ada. Namun, upaya tersebut tidak segera berhasil meredakan ketegangan. Bentrokan antar pemain terjadi sebelum akhirnya dapat diredam oleh petugas keamanan.
Dari pantauan garutexpo.com di lapangan, tidak terlihat pengamanan dari TNI atau POLRI selama beberapa kali pertandingan sebelumnya, termasuk pada pertandingan antara Tarogong Kidul dan Mekarmukti, hanya pengamanan dari pihak panitia penyelenggara
Meskipun sempat terhenti, panitia memutuskan untuk melanjutkan pertandingan setelah situasi dinyatakan kondusif. Skor akhir pertandingan menunjukkan kemenangan tipis 1-0 untuk tim Mekarmukti.
Sebelumnya, insiden serupa telah mengganggu pertandingan babak penyisihan antara tim sepakbola putra Kecamatan Pasirwangi melawan Tim Cikelet, serta pada pertandingan tim sepakbola putri Kecamatan Karangpawitan versus Tim putri Kecamatan Bayongbong dalam Porkab Garut 2024.(*)






























