Garutexpo.com – Proses monitoring dan evaluasi proyek pembangunan yang bersumber dari Dana Desa (DD) menjadi kewajiban pihak Kecamatan dan Inspektorat dalam rangka pembinaan serta pengawasan (binwas). Selain itu, Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa juga melakukan pengawasan di lapangan.
Sebagai acuan teknis, penilaian pelaksanaan proyek mengacu pada Peraturan LKPP No. 12 Tahun 2021 tentang Pedoman Pelaksanaan Barang/Jasa Pemerintah Melalui Penyedia dan Peraturan Bupati Garut No. 222 Tahun 2021 tentang Tata Cara Pengadaan Barang/Jasa di Desa.
Salah satu proyek yang tengah berjalan adalah pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) di Desa Sukalaksana, Kecamatan Talegong, dengan nilai pagu Rp320 juta dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025. Proyek tersebut dikerjakan oleh CV Sukses Barokah Rahayu.
Aktivis Tani: Adukan Jika Ada Ketidaksesuaian
Ketua Masyarakat Tani Tatar Sunda (Mantra), Jojo Mantra, menegaskan bahwa masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan keluhan jika ada hasil pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis.
“Apabila ada hasil pekerjaan proyek jalan yang dikeluhkan masyarakat, silakan konsultasi atau mengadu melalui saluran resmi, baik kepada TPK Desa, pihak Kecamatan, maupun Inspektorat (APIP),” ujar Jojo, Senin, 22 September 2025.
Namun demikian, Jojo menilai pelaksanaan di Desa Sukalaksana telah sesuai prosedur.
“Kalau Pemerintah Desa sudah menandatangani BAST (Berita Acara Serah Terima), artinya tidak ada masalah baik administrasi maupun teknis. Pihak DPMD juga tentu sudah melaksanakan bimbingan teknis sesuai kewenangannya,” sambungnya.
Penyedia Pekerjaan Pastikan Mutu
Direktur Utama CV Sukses Barokah Rahayu, Lingga Prahasta, membenarkan pihaknya menjadi pemenang tender pengerjaan jalan di Kampung Pasir Angin – Tanjakan SDN 04 Sukalaksana.
“Kami ikut penawaran secara prosedur dan Alhamdulillah terpilih sebagai pemenang. Pengerjaan dilaksanakan sesuai RAB dan kontrak kerja dengan sebaik-baiknya,” ungkap Lingga.
Ia menjelaskan, sebelumnya kondisi jalan rusak parah dengan banyak lubang dan genangan air saat hujan sehingga mengganggu aktivitas masyarakat.
“Sekarang pengerjaan dilakukan sesuai spesifikasi, mengutamakan mutu dan kualitas, serta diawasi pemerintah setempat dan masyarakat,” jelasnya.
Lingga menambahkan, selama pelaksanaan hotmix (overlay), jalan ditutup sementara untuk pemadatan menggunakan alat berat, sebelum akhirnya dibuka kembali untuk lalu lintas warga.
Warga Apresiasi Perbaikan Jalan
Masyarakat sekitar menyambut baik pembangunan jalan ini. Mereka menilai perbaikan JUT sangat dinanti karena menjadi akses utama warga.
“Alhamdulillah sekarang diperbaiki. Artinya jalan kami akan mulus setelah dihotmix, apalagi ini termasuk jalan utama masuk,” ungkap beberapa warga.
Selain itu, warga juga menilai pengerjaan yang dilakukan CV Sukses Barokah Rahayu berjalan baik dan rapi.(*)






























