in

Pembangunan Kantor Kecamatan Cisewu Disorot, Kontraktor dan Pihak Kecamatan Bungkam

GARUTEXPO – Pembangunan Kantor Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, tengah menjadi sorotan publik. Sejumlah aktivis dan masyarakat mempertanyakan kualitas dan kuantitas pembangunan yang dianggap tidak sesuai dengan spesifikasi. Salah satu kontraktor asal Garut Selatan bahkan enggan memberikan komentar setelah ditunjukkan video hasil investigasi BKRI News terkait pekerjaan tersebut dan hanya menggeleng-gelengkan kepala.

Pembangunan kantor yang berlokasi di Desa Cisewu ini berdasarkan kontrak yang telah disepakati oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BPK dengan nomor 003.3/02/SPK/PGK/PGC Kecamatan Cisewu/PPK Garut tahun 2023. Pembangunan tersebut dijadwalkan selesai dalam waktu 180 hari kalender, dengan nilai kontrak sebesar Rp1.760.240.765 yang bersumber dari APBD Garut tahun 2023. Pekerjaan dimulai pada 16 Mei 2023.

Namun, hasil investigasi BKRI News mengungkapkan adanya dugaan pengerjaan yang dilakukan oleh CV Harum Jaya Abadi secara asal-asalan.

“Kami meminta PPK, BPK, BPKB, dan KPK untuk segera turun tangan dan melakukan peninjauan ke lapangan terkait kualitas dan kuantitas pengerjaan yang ada,” ujar salah seorang aktivis yang enggan disebutkan namanya, Rabu (23/8/2023) pukul 16.49 WIB.

Pembangunan ini menjadi perhatian publik karena nilai kontraknya yang cukup besar serta dugaan ketidaksesuaian kualitas dan kuantitas pekerjaan dengan spesifikasi yang telah ditetapkan dalam dokumen kontrak. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai langkah yang akan diambil atas dugaan tersebut.

Menurut keterangan dari LSM setempat, saat ini pembangunan memasuki tahap kedua, yaitu pemagaran dan pemasangan granit lantai atas. Pekerjaan tahap kedua ini dilakukan karena anggaran tahun 2023 tidak mencukupi.

“Sekarang dilanjutkan kembali oleh CV Mulyakon dengan sumber anggaran dari APBD Kabupaten Garut tahun 2024 sebesar Rp692.016.395,89. Namun, Saya tidak di libatkan dalam proyek tersebut,” ungkap sumber setempat, saat di hubungi garutexpo.com, melalui sambungan WhatsApp  ,Kamis, 29 Agustus 2024.

Ketika dikonfirmasi, Jum’at, 30 Agustus 2024, melalui pesan WhatsApp kepada pihak kecamatan terkait pembangunan Kantor Kecamatan Cisewu, namun ia tidak memberikan jawaban dan justru meminta awak media untuk datang langsung ke kantor.(*)

Ditulis oleh Kang Zey

Penjualan Obat Keras di Garut Kembali Marak, Warga Pertanyakan Tindakan Polisi

Inovasi UPT Pemasyarakatan Priangan Timur: Transformasi Menuju Layanan Kelas Dunia