Garutexpo.com – Kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan 1447 Hijriah yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Al Amin Bongkor, Desa Cintarakyat, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, resmi ditutup, Selasa malam (4/3/2026). Penutupan ditandai dengan penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian kegiatan sejak 18 Februari hingga 4 Maret 2026 M, bertepatan dengan 1–15 Ramadhan 1447 H.
Mengusung nilai dasar pesantren “الثقة . التوسط . التمدن” (Kepercayaan, Moderasi, dan Peradaban), kegiatan ini menjadi momentum penting dalam pembinaan spiritual sekaligus pembentukan karakter generasi muda agar mampu menghadapi tantangan zaman dengan berlandaskan ajaran Islam.
Selama dua pekan pelaksanaan, para santri dan santriwati mendapatkan berbagai materi keagamaan, mulai dari pendalaman akidah, fiqih ibadah, tahsin dan tahfidz Al-Qur’an, hingga pembinaan akhlak serta kedisiplinan. Peserta juga dibekali pemahaman mengenai pentingnya adab terhadap orang tua, guru, dan sesama sebagai fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat.
Sebagai bentuk apresiasi atas kesungguhan dan komitmen peserta, pihak pesantren menyerahkan sertifikat kepada seluruh santri yang mengikuti kegiatan hingga tuntas.
Pimpinan Pondok Pesantren Al Amin Bongkor, Muhammad Taufik Bunyamin, Lc., ME., menyampaikan harapannya agar ilmu yang telah diperoleh tidak berhenti sebatas kegiatan seremonial semata.
“Semoga ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. Serta mendapat ridho Allah SWT. Aamin ya Robbal ‘Alamin,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu pengurus pesantren menegaskan bahwa pendidikan karakter tidak berhenti ketika kegiatan Pesantren Kilat usai.
“Mudah-mudahan anak-anak kami yang sudah dididik di ponpes ini bisa dilanjutkan pembinaannya oleh kedua orang tuanya di rumah. Peran keluarga sangat penting agar nilai-nilai yang sudah ditanamkan selama Pesantren Kilat tetap terjaga dan terus berkembang,” ungkapnya.
Ia menambahkan, sinergi antara pesantren dan orang tua menjadi kunci keberhasilan dalam membentuk generasi yang berakhlakul karimah. Dengan dukungan keluarga, para peserta diharapkan mampu menjaga ibadah, akhlak, serta semangat belajar meskipun kegiatan telah berakhir.
Acara penutupan berlangsung khidmat dan penuh haru, diwarnai doa bersama agar seluruh peserta tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Menariknya, dalam rangkaian penutupan juga ditampilkan berbagai seni kreativitas religi yang dibawakan para santri peserta paskil. Penampilan tersebut meliputi pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tausiyah singkat, hingga pertunjukan nasyid yang menambah suasana haru dan khidmat.
Melalui kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan ini, Pondok Pesantren Al Amin Bongkor menegaskan komitmennya dalam membina generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan sosial, sesuai dengan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.(*)

