in

SAPMA PP Garut Sayangkan Sejumlah Kepala Dinas terkait Kepemilikan Kegiatan APBD 2024 Kabupaten Garut oleh Pj Bupati

GARUTEXPO– Satuaan Pelajar Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) Kabupaten Garut mengekspresikan kekecewaan terhadap tanggapan beberapa kepala Dinas Kabupaten Garut yang menyatakan bahwa kegiatan yang bersumber dari APBD tahun 2024 di Kabupaten Garut adalah milik PJ Bupati Kabupaten Garut, Barnaz Adjidin.

Menurut Ketua SAPMA PP Kabupaten Garut, Heqi bahwa Pembangunan yang melibatkan masyarakat merupakan kunci untuk memajukan Kabupaten Garut.

“Namun, pembatasan partisipasi yang dilakukan beberapa dinas dengan mengklaim kepemilikan kegiatan oleh Pj Bupati Barnaz Adjidin adalah langkah yang sangat disayangkan,” kata Heqi. Kepada awak media, Senin 07 Mei 2024.

Heqi juga menegaskan bahwa pembangunan harus melibatkan semua elemen masyarakat yang memenuhi syarat dan memiliki keahlian di bidangnya.

“Membatasi partisipasi hanya kepada kerabat dekat dinas merupakan tindakan yang tidak adil dan kurang menghargai kontribusi masyarakat Garut dalam membangun daerahnya sendiri,”tandasnya.

Selama masa kerja lebih dari 100 hari, Pj Bupati Barnaz Adjidin telah dihadapkan pada berbagai masukan dan kritikan dari berbagai pihak. Namun, sikap beliau yang menerima kritikan dengan lapang dada dan tanggapannya yang bijak menjadi contoh bagi pemimpin lain dalam membangun Kabupaten Garut.

Heqi menyoroti pentingnya partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan serta kebutuhan untuk menghindari dominasi pihak tertentu dalam menentukan arah pembangunan daerah. Karena Jabatan sebagai Pj Bupati Kabupaten Garut selama 1 tahun lebih ini, Barnaz Adjidin mempunyai harapan bisa ikut serta membantu dan meneruskan program-program Kepala daerah sebelumnya dalam upaya mewujudkan Kabupaten Garut lebih baik.

“Namun, maksud dan tujuan tersebut tidak semudah atau segampang yang diperkirakan. Bentuk sikap dan penerimaan serta berbagai isu kurang baik dari masyarakat Garut yang diterima oleh Pj Bupati Barnaz Adjidin saat ini menjadikan salah satu faktor terhambatnya pembangunan di Kabupaten Garut,”ungkap Heqi.

Meskipun dihadapkan dengan berbagai masalah, Pj Bupati Kabupaten Garut, Barnaz Adjidin, terus meminta doa dan restu kepada seluruh masyarakat Garut agar diberikan kesehatan serta mengajak mereka untuk bersama-sama ikut serta dan berkontribusi dalam menjadikan Kabupaten Garut lebih baik sesuai dengan cita-cita yang diinginkan.(*)

Ditulis oleh Kang Zey

Di Bawah Kemimpinan Mantan Bupati Garut, Persigar Gagal Melaju ke Babak 32 Besar Liga 3 Nasional

Kepala UPT, Iwan Ridwan Larangan Keras Pembuangan Sampah di TPAS Pasir Bajing