GARUTEXPO — SMA dan MTs Nurul Amin menggelar kegiatan Tasyakur Bi Ni’mah dan Haflah Akhirussanah sebagai bentuk syukur atas kelulusan siswa kelas 9 MTs dan kelas 12 SMA yang berlangsung di kompleks Yayasan Nurul Amin, Pasirmuncang, Desa Citarakyat, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Senin 16 Juni 2025.
Acara ini juga menjadi ajang apresiasi terhadap capaian pembelajaran siswa selama satu tahun ajaran, yang dikemas melalui pertunjukan seni, karya keterampilan, serta kegiatan keagamaan.
Kegiatan ini mengusung tema “Mewujudkan Generasi Z yang Berkarakter, Berbudaya Nusantara, dan Memiliki Akhlak Mulia.”
Ketua pelaksana kegiatan, Jujun Junaedi, S.Pd., menjelaskan bahwa acara ini dirancang untuk menampilkan berbagai bentuk hasil belajar siswa di sekolah, baik akademik maupun non-akademik.
“Kegiatan ini disiapkan untuk menyampaikan hasil kegiatan belajar. Karena itu, ada apresiasi seni, mulai dari pelajaran seni budaya, hasil keterampilan kesenian, prakarya, hingga pembelajaran agama yang semuanya ditampilkan di sini. Konsepnya adalah menampilkan kreativitas siswa dari hasil belajar di dalam kelas,” ujar Jujun saat diwawancarai garutexpo.com, di sela- sela kegiatannya.
Di tingkat MTs Nurul Amin, siswa telah mengikuti berbagai ajang kompetisi seperti Olimpiade Sains Matematika, Bahasa Inggris, Ilmu Pengetahuan Sosial, dan IPA. Sementara dalam muatan lokal, siswa dikenalkan pada tradisi, kesenian, dan makanan khas daerah sebagai upaya pelestarian budaya lokal.
“Dalam pembelajaran keagamaan, selain kurikulum nasional, kami menambahkan program ekstrakurikuler tahfidz Al-Qur’an. Untuk mendukungnya, kami membentuk Majlis Tahfidz Qur’an,” tambah Jujun.
Siswa MTs Nurul Amin pernah meraih Juara Harapan Tingkat Provinsi dalam ajang Olimpiade Sains pada tahun 2003. Sedangkan di tingkat SMA, prestasi siswa masih didominasi oleh bidang olahraga hingga tingkat kabupaten.
“Kami terus menjalin kerja sama dengan berbagai stakeholder, seperti orang tua siswa dan instansi terkait. Dalam bidang kesehatan misalnya, kami bekerja sama dengan UPT Puskesmas dalam pelaksanaan pemeriksaan kesehatan bagi anak sekolahdan Gerakan Hidup Sehat dan Bersih,” jelas Jujun.
Lebih lanjut, pihak sekolah juga akan mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler seni budaya lokal seperti seni angklung dan kesenian tradisional lainnya.
Selain itu, sekolah juga merencanakan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) tingkat internal SMA dan MTs Nurul Amin.
Kegiatan Tasyakur Bi Ni’mah ini juga menjadi ajang haru dan penuh makna bagi para siswa yang akan meninggalkan bangku sekolah, sekaligus momen membanggakan bagi orang tua dan para guru.
“Saya berharap para lulusan SMA dan MTs Nurul Amin ini menjadi anak-anak yang sholeh dan sholehah, serta bisa mengembangkan ilmunya untuk kemaslahatan bangsa dan negara,” ungkap Jujun.
Antusiasme tinggi juga tampak dari para orang tua siswa yang hadir dan menyaksikan berbagai penampilan anak-anak mereka. Salah satu orang tua, Cucu, menyampaikan apresiasinya kepada para guru.
“Terima kasih kepada para guru SMA Nurul Amin yang telah mendidik anak-anak kami dengan penuh kesabaran dan kasih sayang. Mudah-mudahan para siswa bisa menjaga nama baik almamaternya di mana pun mereka berada,” ungkapnya penuh haru.
Acara berlangsung dengan khidmat dan semarak, ditutup dengan doa bersama untuk kesuksesan para lulusan dan keberlangsungan pendidikan di lingkungan Yayasan Nurul Amin.(AR)


