in

Hanya Lulusan SMK, Widya Rahayu Sukses Berkarier di BTPN Syariah Garut

GARUTEXPO – Kisah inspiratif datang dari Widya Rahayu, seorang wanita yang hanya bermodalkan ijazah SMK namun kini sukses berkarier sebagai Community Officer (CO) di BTPN Syariah Kabupaten Garut, Jawa Barat. Kesuksesan Widya bermula saat ia bekerja mendampingi dan memberdayakan para ibu-ibu nasabah BTPN Syariah. Melalui peran CO, nasabah dibina sejak awal proses hingga mencapai impian mereka. CO juga menjadi role model dalam membangun empat karakter unggul nasabah, yaitu Berani, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu (BDKS).

Widya, yang telah mengabdi sejak tahun 2016, menyatakan bahwa pekerjaannya sebagai CO sangat selaras dengan karakter dirinya. “Melihat langsung perjuangan ibu-ibu yang awalnya tidak memiliki apa pun dalam kehidupannya, kemudian perlahan mengalami kemajuan lewat usaha yang dijalankan, menjadi kebahagiaan tak ternilai bagi saya,” ujar Widya dalam sebuah media briefing di Garut, Kamis (22/8/2024).

Dalam tugasnya, Widya mendampingi ibu-ibu nasabah melalui Pertemuan Rutin Sentra (PRS) yang diadakan setiap dua minggu sekali. Momen tersebut digunakan Widya untuk menanamkan sikap BDKS agar nasabah berani menerima tantangan dan disiplin dalam menjalani hidup. “Dengan harapan, ibu-ibu nasabah tumbuh menjadi perempuan yang lebih berdaya dan memiliki hidup yang berarti,” tutur Widya.

Dukungan penuh juga datang dari keluarga Widya. Ibunya, Hani Hadiyanti, merasa bangga karena anaknya berhasil mendapatkan pekerjaan sebagai bankir setelah lulus dari SMK delapan tahun lalu.

“Di BTPN Syariah, anak saya mendapatkan berbagai macam pelatihan untuk mengembangkan pribadinya menjadi lebih baik. Selain itu, jenjang karir di BTPN Syariah juga jelas. Maka dari itu, dibandingkan bekerja di tempat lain seperti pabrik, lebih baik menjadi bankir di BTPN Syariah,” ungkap Hani.

Hani juga menyatakan bahwa kepribadian Widya mengalami perubahan signifikan setelah menjadi CO di BTPN Syariah. “Jika sebelumnya Widya tidak percaya diri berbicara di depan banyak orang, sekarang dia sudah lebih pandai dan tidak malu lagi untuk berbicara di depan publik,” lanjutnya.

Setelah delapan tahun berkarier sebagai CO, Hani merasa bangga melihat perkembangan anaknya yang kini mampu bersosialisasi dengan lebih baik dan memberikan kontribusi nyata kepada keluarga.

“Sekarang anak saya dapat membiayai sekolah adik-adiknya dan memberikan modal usaha untuk saya sebagai orang tua,” kata Hani penuh syukur.(*)

Ditulis oleh Kang Zey

DPK KNPI Leles Gelar Syukuran HUT RI Ke-79, Pererat Silaturahmi dan Kebersamaan

Aksi Unjuk Rasa di Garut Berakhir Ricuh, Polisi Kejar Mahasiswa hingga ke Jalanan