GARUTEXPO – Dewan Adat Kabupaten Garut (DAKG), Dr. (Hc) H. Cepi Kusumah, menyerahkan buku sejarah Garut berjudul “Garut Lain Ka Karut” kepada DANDENKESYAH Letnan Kolonel CKM Suparman S.Sos, S.Psi, MM, serta DANDENPOM Letnan Kolonel Hermani di kawasan Rumah Dinas Korem, Selasa, 18 Februari 2024. Buku ini merupakan hasil dari kecintaan terhadap sejarah dan budaya Garut, yang disusun dengan tujuan meluruskan sejarah berdasarkan bukti yang valid dan akademis.
Dalam kesempatan tersebut, Letkol CKM Suparman mengapresiasi penyusunan buku ini. “Sebuah wilayah akan berkembang pesat dan tetap harmonis jika sejalan dengan sejarahnya yang sebenarnya. Sejarah menentukan sistem pendidikan yang akan menciptakan pengetahuan yang utuh. Jika sejarah dibelokkan, nilai kesejatian wilayah itu akan hilang. Maka, pelurusan sejarah yang mendasar berdasarkan bukti real dan valid sangat diperlukan,” tuturnya.
Senada dengan itu, Letkol Hermani menekankan pentingnya memahami sejarah Garut secara mendalam. “Ingat pesan Bung Karno, ‘JASMERAH’—jangan sekali-kali melupakan sejarah. Sejarah panjang dan luhur Garut harus diwujudkan dengan menggali falsafah hidup orang Garut itu sendiri. Arti nama Garut dan sejarah yang dapat dipertanggungjawabkan akan menjadi identitas serta jati diri Garut yang sesungguhnya,” ujarnya.
Dewan Adat Kabupaten Garut mengucapkan terima kasih dan merasa bangga atas sambutan serta motivasi dari para Komandan yang menunjukkan kepedulian tinggi terhadap Garut, budayanya, dan sejarahnya.(*)






























