in

Askab PSSI Kabupaten Garut Gelar Ordinary Congress 2023

Askab Kongres

GARUTEXPO– Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Garut menggelar acara Ordinary Congress atau Kongres Biasa Tahun 2023 di Aula Kampus I Universitas Garut (Uniga), Jalan Prof. KH. Cecep Syarifuddin, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jumat (7/6/2024). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Ade Hendarsyah. Agenda kongres ini akan mengevaluasi program dan kegiatan selama tahun 2023 serta merencanakan program dan kegiatan untuk tahun 2024.

Kadispora Kabupaten Garut, Ade Hendarsyah, menyampaikan bahwa cabang olahraga (cabor) bisa menghasilkan sesuatu yang hebat diukur dari dua hal, yaitu organisasi yang sehat dan memiliki pencapaian prestasi.

“Sebuah organisasi harus sehat, indikatornya mampu melaksanakan dan menjalankan amanat organisasi, dan amanat tersebut salah satunya adalah melaksanakan apa yang sudah ditentukan dalam Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi tersebut,” ungkap Ade.

Selai itu, ia menambahkan, salah satu implementasi AD/ART ini adalah melalui pelaksanaan rapat kerja tahunan atau di PSSI disebut kongres biasa.

“Saya melihat PSSI Kabupaten Garut mampu melaksanakan amanat itu setiap tahun. Apapun yang terjadi, kongres ini bisa dan harus dilaksanakan karena ini bagian penting,” ujarnya.

Sementara untuk pencapaian prestasi, Ade menerangkan bahwa hal tersebut akan sangat terukur dengan ukuran sederhana, yakni meraih juara dalam sebuah kejuaraan atau event. Namun, ia menekankan bahwa prestasi tersebut tidak bisa diraih secara instan, tetapi memerlukan proses yang dimulai dari perencanaan yang terarah, berjenjang, dan berkesinambungan.

“Oleh karenanya harapan kami bahwa kongres ini bukan hanya ngagugurkeun kawajiban untuk memenuhi anggaran dasar anggaran rumah tangga atau amanat AD/ART, tapi mari kita rumuskan hal-hal penting untuk pencapaian prestasi itu sendiri,” harap Ade.

Menurut Ade, pencapaian prestasi sangat kompleks dan memerlukan perencanaan yang luar biasa serta kolaborasi kerja sama dari semua pihak.

Askab Kongres

Sementara itu, Ketua Askab PSSI Kabupaten Garut, Amar Komarudin, menuturkan bahwa dalam kongres biasa ini, pihaknya akan melaporkan kegiatan yang sudah dilaksanakan dan akan merencanakan kegiatan baru yang disesuaikan dengan program dari Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Barat maupun PSSI pusat. Pelaksanaan Piala Soeratin hingga penyelenggaraan liga desa yang merupakan program internal Askab PSSI Kabupaten Garut adalah contoh program dimaksud.

“Melalui kongres biasa ini, program jangka 1 tahun yang dibuat bisa terencana, memiliki tujuan yang jelas, serta diketahui oleh para voter yang merupakan perwakilan dari SSB yang sudah tergabung di PSSI,” jelas Amar.

Amar menjelaskan bahwa tugas Askab PSSI ini adalah pembinaan usia dini untuk menyiapkan pemain agar bisa menjadi pemain profesional.

“Pembinaan dimulai dari usia 8, 9, bahkan usia 7 hingga 23 tahun sebagai grassroots. Ada Soeratin U-13, U-15, U-17, dan sekarang Kejurda U-14, jenjang-jenjang ini harus dilakukan pembinaan agar setelah dewasa mereka menjadi pemain profesional. Sepak bola hari ini sudah industri, jadi harus betul-betul dibina,” tandas Amar.

Lebih lanjut Amar mengatakan, dari kegiatan ini adalah melaksanakan program dan kegiatan yang nantinya akan disepakati dalam kongres biasa ini.

“Mudah-mudahan pemerintah daerah bisa membantu bahu-membahu untuk membangkitkan sepak bola Garut yang sempat terhenti. Sekarang kita bangkitkan bersama untuk meraih cita-cita bersama yang besar ini,” harapnya.

(Wahyu)

Ditulis oleh Kang Zey

Jelang Porkab 2024, Koni Garut Lakukan Pemantapan Teknis

Aktivis Sosial Garut Biebie Bagja Bertemu Aktivis HAM Haris Azhar, Ada Apa?