in

Perumda Tirta Intan Garut Serahkan 34 Hewan Qurban untuk Masyarakat

Foto: Plt Direktur Utama Perumda Tirta Intan Kabupaten Garut, Nia Gania saat menyerahkan hewan qurban secara simbolis kepada perwakilan Kepala Cabang Tarogong Kaler dan perwakilan masyarakat sumber air, Otang dari MA Cibuntu, Kamis, 5 Juni 2025.

GARUTEXPO – Dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Adha 2025, Perumda Air Minum Tirta Intan Kabupaten Garut menyerahkan bantuan hewan qurban secara simbolis kepada masyarakat sekitar sumber mata air dan seluruh cabang di lingkungan PDAM. Penyerahan dilakukan langsung oleh PLT Direktur Utama, Nia Gania, kepada perwakilan Kepala Cabang Tarogong Kaler dan perwakilan masyarakat sumber air, Otang dari MA Cibuntu.

Bantuan hewan qurban tersebut terdiri dari 31 ekor kambing dan 3 ekor sapi. Hewan-hewan qurban ini akan disembelih dan dagingnya dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial dan komitmen perusahaan dalam berbagi kebahagiaan serta keberkahan Idul Adha.

“Idul Adha adalah momentum untuk meningkatkan kepedulian dan berbagi dengan sesama. Kami berharap bantuan hewan qurban ini dapat membawa keberkahan dan kebahagiaan bagi masyarakat, serta mempererat hubungan antara Perumda Air Minum Tirta Intan Kabupaten Garut dengan masyarakat,” ujar Nia Gania.

Kegiatan rutin ini menjadi wujud nyata tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang tak hanya ditujukan kepada pelanggan, tetapi juga kepada masyarakat luas, khususnya di sekitar sumber mata air yang menjadi bagian penting dari operasional PDAM.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat kepedulian sosial di kalangan pegawai PDAM, sekaligus menjadi teladan bagi perusahaan lainnya untuk turut serta dalam berbagi dan mendukung kesejahteraan masyarakat.

Melalui momen Idul Adha ini, Perumda Air Minum Tirta Intan Kabupaten Garut kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat serta terus berkontribusi bagi lingkungan sosial di sekitarnya.(*)

Ditulis oleh Kang Zey

Anggota DPR RI Sebut Perempuan Garut Harus Jadi Pengelola, Bukan Hanya Penerima Anggaran

Dana Desa di Garut Terancam Tertunda! Jika Desa Tidak Lakukan Ini?